Hannah Asa Indonesia Perkuat Literasi Keuangan Putra-Putri Budaya Sulteng 2026
- 20 Mei 2026 14:51 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Hannah Asa Indonesia melaksanakan kegiatan Edukasi Literasi Keuangan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang merata bagi generasi muda di Sulawesi Tengah.
Sebanyak 22 peserta Putra Putri Budaya Provinsi Sulawesi Tengah 2026 diberikan pemahaman pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak. Selain mendukung literasi dan inklusi keuangan, kegiatan ini menjadi bagian dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara budaya, tetapi juga memiliki ketahanan dan kecerdasan finansial.
Pendiri Hannah Asa Indonesia Mardiyah mengatakan, kegiatan edukasi literasi keuangan tersebut mengusung tema "A Finansial Smart Generation In Central Celebest". Ia menyebut Hannah Asa Indonesia mencoba untuk menjembatani para generasi muda untuk mendapatkan akses pengetahuan tentang pengelolaan keuangan untuk mencegah terjadinya finansial stress.
"Jadi kami mengajarkan edukasi literasi keuangan dengan melakukan pendekatan-pendekatan reflektif, dan langsung berikan praktek atau workshop," ucapnya.
Para peserta diberikan gambaran serta praktik langsung dalam merencanakan tujuan keuangan, pencatatan keuangan, serta perencanaan dana darurat. Ia juga menyebut saat ini generasi muda khususnya di Sulawesi Tengah kerap mengalami sejumlah permasalahan dalam pengelolaan keuangan.
"Ada beberapa masalah yang dialami anak muda yang ada di Sulawesi Tengah, pendapatannya sering naik turun, terus yang kedua mereka rata-rata tidak punya dana darurat, dan tidak punya ekosistem untuk belajar finansial," ucap Mardiyah.
Karena itu melalui edukasi literasi dan inklusi keuangan yang secara rutin dilakukan, ia berharap mampu mendorong generasi muda Sulawesi Tengah semakin bijak dalam pengelolaan finansial. Selain itu ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat dijadikan sebagai salah satu wadah dalam meningkatkan pemahaman finansial.
"Saya selalu yakin bahwa sebenarnya Sulawesi Tengah itu tidak kurang talenta-talenta yang berbakat tapi yang kurang di kita itu adalah mentor, akses dan ekosistem," ucapnya.
Selain itu Mardiyah menjelaskan bahwa Hannah Asa Indonesia secara konsisten telah melaksanakan beragam kegiatan edukasi literasi keuangan yang menyasar generasi muda, salah satunya Putra Putri Budaya Sulawesi Tengah. Melalui edukasi rutin kepada generasi muda, ia terus mendorong agar pengetahuan yang diberikan dapat disebarluaskan ke lingkungan keluarga hingga ke skala Nasional.
"Jadi harapan saya mereka nanti bisa menjadi penerus apa yang disampaikan oleh Hana Asa Indonesia tentang edukasi juga literasi dan inklusi keuangan, supaya ini tidak berhenti diri sendiri tapi bisa diduplikasi," ucap Pendiri Hannah Asa Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....