GenPI Sulteng Dorong Perluasan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sigi

  • 24 Mei 2026 16:45 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi anak, hingga kini masih menjadi harapan bagi sejumlah pelajar di wilayah pelosok Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Meski program tersebut telah diluncurkan secara nasional sejak 6 Januari 2025, pelaksanaannya di sejumlah daerah tertinggal masih berlangsung secara bertahap. Kondisi ini membuat banyak sekolah di wilayah terpencil belum dapat merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

Hal itu terlihat saat kunjungan komunitas nasional Gerakan Pesona Indonesia (GenPI) Perwakilan Sulawesi Tengah dalam rangka kolaborasi penguatan program pendidikan dan dukungan terhadap Program MBG di Desa Lewara, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi.

Dua fasilitas pendidikan di wilayah tersebut, yakni SDN Uwelupi dan SMP Satap Negeri 23 Sigi, masih menantikan realisasi program makanan bergizi bagi para siswa.

Koordinator GenPI Sulawesi Tengah, Abdul Rahman, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah untuk membantu memperluas jangkauan program tersebut hingga ke wilayah pelosok.

“Kami dari GenPI Provinsi siap bersinergi dengan pemerintah demi menyukseskan program MBG. GenPI Provinsi juga membuka diri untuk membantu mempercepat perluasan program ini hingga menjangkau wilayah pelosok,” ungkap Abdul Rahman saat ditemui oleh RRI di Sigi.

Ia menuturkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan lokasi pembangunan dapur SPPG. Namun, kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai menjadi salah satu kendala utama sehingga program tersebut belum dapat dijalankan secara optimal di wilayah pelosok.

Meskipun demikian, semangat dan antusiasme para siswa tetap tinggi. Bersama para guru dan dukungan GenPI Sulawesi Tengah, sekolah berupaya menghadirkan program makanan bergizi secara swadaya sambil menunggu implementasi resmi dari pemerintah.

Antusiasme itu muncul karena para siswa telah mengetahui manfaat Program MBG melalui media sosial maupun cerita dari kerabat mereka di wilayah lain yang sudah lebih dulu menerima program tersebut.

Harapan besar pun disampaikan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari Kepala SDN Uwelupi, Jamaludin, Kepala SMP Satap Negeri 23 Sigi, Nurziah, hingga para guru dan siswa. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah mereka agar para pelajar di pelosok juga dapat merasakan manfaat yang sama.

.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....