Koperasi Merah Putih dan BUMDes Sinergi Dorong Kemajuan Ekonomi Desa
- 19 Mei 2026 16:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kehadiran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKPM) dipastikan tidak akan mengganggu eksistensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah berjalan lebih dulu di Sulawesi Tengah. Keduanya dinilai dapat berjalan beriringan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi desa.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Tengah, Henny Anggraini, menuturkan koperasi dijalankan dengan menjunjung tinggi asas kekeluargaan. Olehnya, kehadiran gerai ini tidak boleh mematikan unit usaha anggota dan masyarakat sekitar, termasuk BUMDes setempat.
"Artinya koperasi tidak berbenturan dan tidak mematikan BUMDes atau lembaga ekonomi lainnya," ucap Henny saat ditemui di ruangannya, Senin 18 Mei 2026.
Untuk itu, ke depan koperasi didorong untuk menjalin kemitraan dengan BUMDes. Kolaborasi ini diharapkan dapat saling melengkapi kedua lembaga ekonomi tersebut melalui pembagian peran yang terukur.
"Saya kasih contoh, misalnya selama ini BUMDes usahanya adalah ternak. Koperasi bisa sebagai penyedia pakan ternak atau obat-obatan," ujarnya.
Henny menambahkan, saat pembentukan awal koperasi melalui Musyawarah Desa, pengurus BUMDes, Kepala Desa hingga tokoh masyarakat dipertemukan untuk pembentukan akta notaris KDKMP. Selain itu dalam forum tersebut, turut dibahas terkait jenis usaha yang akan dijalankan yang sesuai dengan layanan terpadu yang akan dihadirkan dalam gerai ini.
"Tetapi saat potensi usaha harus betul-betul dipikirkan. Kalau bisa bermitra, sehingga BUMDes yang sudah berjalan bisa kita jalin kerja sama," tambahnya.
Pemerintah provinsi menargetkan sebanyak 1981 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi. Hingga saat ini, lebih dari enam ratus gerai telah dalam tahap pembangunan fisik untuk merealisasikan program kemandirian ekonomi desa tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....