Dorong Ekonomi Desa, Lebih Dari 600 Gerai Koperasi Merah Putih di Sulteng Dibangun
- 19 Mei 2026 16:34 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Tengah, Henny Anggraini, menuturkan saat ini operasional Koperasi Merah Putih terus diakselerasi di lapangan, beberapa diantaranya tengah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat pasokan gerai. Program ini hadir untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan ektrem dengan mengedapankan asas kekeluargaan dan gotong royong.
Pemerintah provinsi menargetkan sebanyak 1981 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi. Hingga saat ini, lebih dari enam ratus gerai telah dalam tahap pembangunan fisik.
"Jadi memang saat ini baru pembangunan gerai, sudah ada beberapa yang 100% selesai tahap pembangunan, dan saat ini tahap pembangunan gerai sekitar 600-an. Sebenarnya koperasi ini sudah banyak yang berjalan, meski gerainya lagi tahap pembangunan, tapi memang belum merata" ucap Henny saat ditemui di ruangannya, Senin 18 Mei 2026.
Lebih lanjut, Henny mengungkapkan koperasi ini nantinya akan menghadirkan berbagai layanan terpadu, mulai dari gerai sembako, penyaluran gas subsidi, hingga penyediaan apotek obat murah dan klinik kesehatan bagi warga. Selain itu, potensi komoditas lokal unggulan di setiap wilayah juga akan dimaksimalkan untuk dikembangkan secara luas.
"Jadi produk-produk potensi yang ada di wilayah tersebut akan dikembangkan untuk menjadi usaha prioritas KDKMP," tuturnya.
Henny memastikan para pengurus koperasi akan mendapatkan pendampingan berkala secara intensif dari pemerintah. Salah satunya melalui penguatan kapasitas manajerial dan sistem kelola keuangan agar operasional lembaga dapat berjalan secara profesional serta akuntabel.
"Pemnerintah saat ini berupaya agar pengurus koperasi secara peningkatan kapasitas usaha maupun tata kelola dapat ditingkatkan, kementerianpun telah menyiapkan anggaran untuk pelatihan peningkatan kapasistas kelembagaan maupun usaha melalui dana dekonsentrasi," kata Henny.
Diharapkan, KDKMP ke depannya dapat berjalan independen dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kehadiran koperasi juga diharapkan mampu menjadi stimulus dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....