Ratusan Karateka Perkuat Persaudaraan lewat Latihan Gabungan FORKI Sulteng
- 18 Mei 2026 20:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Suasana Lapangan Kantor Wali Kota Palu tampak berbeda pada Minggu pagi (17/05/2026). Ratusan karateka dari berbagai perguruan di Sulawesi Tengah memadati kawasan tersebut untuk mengikuti Latihan Bersama Antar Perguruan FORKI Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan itu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan sejak pukul 06.00 Wita.
Sebanyak 634 karateka tercatat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari 13 perguruan karate yang berada di bawah naungan FORKI Sulawesi Tengah, termasuk atlet dari SMANOR Tadulako. Kehadiran ratusan karateka menunjukkan tingginya antusiasme pembinaan olahraga karate di daerah.
Latihan gabungan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarperguruan karate. Semangat persaudaraan terlihat sejak awal kegiatan saat seluruh peserta mengikuti senam pemanasan dan jalan sehat bersama di area Car Free Day Kota Palu.
Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah, Moh Ifan Taufan yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Sulteng mengatakan, olahraga memiliki peran penting dalam membangun citra daerah melalui prestasi atlet. Menurutnya, semangat juara harus menjadi motivasi seluruh cabang olahraga untuk terus berkembang dan berprestasi.
“Menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan, termasuk Porprov X Sulawesi Tengah 2026, kami berharap FORKI Sulawesi Tengah dapat terus memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta menjaga kekompakan seluruh perguruan demi kemajuan karate Sulawesi Tengah,” ujar Taufan.
Ia menilai perkembangan karate di Sulawesi Tengah sejauh ini menunjukkan hasil yang cukup positif. Hal itu terlihat dari semakin banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional melalui berbagai kejuaraan karate yang diikuti.
Sementara itu, Ketua Harian FORKI Sulawesi Tengah, Abdul Rosyid menyebut latihan bersama menjadi momentum menjaga kekompakan keluarga besar FORKI di Sulawesi Tengah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penghormatan karate, pembacaan sumpah karate, latihan teknik dasar, hingga demonstrasi kata beregu dan bunkai dari sejumlah perguruan sebelum akhirnya ditutup dengan doa dan foto bersama seluruh peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....