Maulid Nabi di Desa Lebo Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan
- 29 Agt 2026 15:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi momentum untuk memperkuat keteladanan akhlak Rasulullah sekaligus meningkatkan persaudaraan di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung di Masjid Jeddah Al-Mubaraqah, Jumat malam 28 Agustus 2026, dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa serta warga setempat.
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Marzuk, mengingatkan agar peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. Menurutnya, Maulid harus menjadi momentum untuk kembali mengingat, memahami dan meneladani perjalanan hidup serta akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Beliau mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan sikap menghargai sesama,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah masyarakat. Menurutnya, persaudaraan tidak hanya diwujudkan dengan saling mengenal, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, membantu, mengingatkan dalam kebaikan serta menjaga satu sama lain ketika menghadapi kesulitan. Ia mengingatkan agar perbedaan pendapat, latar belakang maupun kepentingan tidak menjadi penyebab renggangnya hubungan antarmasyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa desa yang religius bukan hanya ditandai dengan banyaknya kegiatan keagamaan, tetapi juga kemampuan masyarakat menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan. Nilai kejujuran, amanah, kepedulian sosial dan sikap saling menghormati diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi bagian dari pendidikan akhlak bagi generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan warga Avolua yang sedang tertimpa musibah banjir bandang. Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan dan ketabahan. Masyarakat juga diajak menunjukkan kepedulian dengan membantu para korban sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.
Selain kepedulian terhadap korban bencana, Bupati mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan iklim dan kondisi cuaca yang semakin ekstrem. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga lingkungan dan kelestarian alam, sekaligus memperkuat kebersamaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....