Lapas Palu Gandeng TNI-Polri Perkuat Keamanan dan Deteksi Dini Gangguan Kamtib
- 16 Mei 2026 18:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu memperkuat sistem pengamanan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) dalam lingkungan blok hunian. Hal ini ditunjukkan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum melalui kegiatan pengamanan yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Petobo di area lapas.
Dalam pelaksanaannya, personel bersama petugas regu pengamanan Lapas melakukan pemantauan di sejumlah titik area pengawasan. Kegiatan difokuskan pada pengecekan situasi keamanan, penguatan komunikasi dan koordinasi, serta monitoring terhadap dinamika yang berkembang di lingkungan hunian warga binaan.
Sinergi antara Lapas, TNI, dan Polri tersebut menjadi pilar penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan untuk mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, kehadiran aparat keamanan turut meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan petugas dalam menjalankan tugas pengamanan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin dengan aparat TNI-Polri. Sinergi ini dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan lapas.
“Sinergi yang baik antara Lapas, TNI, dan Polri merupakan langkah strategis dalam memperkuat deteksi dini serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Makmur.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya pada aspek keamanan dan ketertiban. Keterpaduan gerak di lapangan dinilai menjadi kunci untuk memetakan dan meredam potensi riak gangguan secara optimal.
“Kolaborasi dan sinergi dengan aparat TNI-Polri menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lapas dan rutan. Dengan kerja sama yang solid, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib dapat dilakukan secara optimal,” kata Bagus Kurniawan dalam keterangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....