Perdalam Sejarah Daerah, Siswa SMAN 1 Palu Kunjungi Museum Sulteng
- 10 Mei 2026 09:55 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Puluhan pelajar kelas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Palu mengikuti lawatan sejarah ke Museum Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu, 10 Mei 2026. Didampingi guru sekolah, mereka datang dengan penuh semangat serta antusiasme tinggi untuk mendalami sejarah di Sulteng.
Museum Provinsi Sulawesi Tengah menjadi destinasi pertama bagi para pelajar untuk melihat koleksi artefak kuno. Ribuan benda bersejarah di sana memberikan wawasan mendalam mengenai kekayaan peradaban nenek moyang tanah Kaili.
Para pelajar sangat serius memperhatikan berbagai peninggalan budaya sambil mendengarkan penjelasan pemandu museum dengan sangat seksama.
Kunjungan berikutnya berlangsung di Souraja sebagai rumah adat bersejarah kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah hingga sekarang tetap terjaga. Para pelajar tampak kagum menyaksikan bangunan tradisional yang mencerminkan kejayaan bangsawan lokal masa lalu dengan arsitektur khas serta nilai budaya tinggi.
Cagar Budaya Vatunonju salah satunya, menjadi lokasi yang menarik perhatian karena menyimpan peninggalan batu megalitikum langka. Di sana, mereka belajar menghargai situs purbakala sebagai simbol kekuatan tradisi yang melintasi berbagai zaman.
Lawatan sejarah kemudian dilanjutkan menuju situs religi Makam Dato Karama yang dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam pertama di Palu. Pelajar mendapatkan penjelasan menarik mengenai perjalanan dakwah Dato Karama di wilayah Sulawesi Tengah sejak dahulu hingga sekarang berkembang.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman edukatif, sekaligus menumbuhkan kepedulian pelajar terhadap pelestarian budaya daerah setempat sejak usia dini. Sekaligus, mampu meningkatkan rasa bangga generasi muda terhadap budaya lokal Sulawesi Tengah dan menumbuhkan rasa cinta mendalam terhadap identitas asli daerah.
Suasana kunjungan berlangsung meriah dengan kebersamaan pelajar yang aktif mendokumentasikan setiap momen perjalanan sejarah mereka bersama teman-teman. Melalui kegiatan tersebut, pelajar diharapkan semakin mencintai budaya lokal serta menjaga peninggalan sejarah daerah bersama masyarakat sekitar. (NP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....