Kehadiran Capai 97 Persen UTBK 2026 di Untad Lancar

  • 02 Mei 2026 12:30 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 yang berlangsung sejak 21 hingga 30 April secara umum dinyatakan berjalan lancar dan kondusif. Seluruh rangkaian proses seleksi masuk perguruan tinggi ini dipastikan telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat guna menjaga kualitas pendidikan nasional.

Perwakilan Ombudsman Sulawesi Tengah, Susiyanti, menegaskan pentingnya menjaga integritas pelaksanaan ujian agar tidak terjadi kecurangan. Ia berharap agar seluruh rangkaian UTBK dapat berlangsung secara jujur dan adil.

“Kami berharap pelaksanaan UTBK ini berjalan dengan baik, sehingga tidak ada kecurangan yang merugikan calon mahasiswa. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik sesuai yang diinginkan,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK, Afdiyanti, mengungkapkan hingga hari terakhir pelaksanaan, tidak ditemukan adanya kecurangan maupun penjadwalan ulang (reschedule). Selain itu, antusiasme peserta tercatat sangat tinggi dengan tingkat kehadiran harian yang stabil di angka 95 hingga 97,5 persen.

“Sejauh ini tidak ada reschedule, tidak ada kecurangan, dan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur. Kehadiran peserta juga sangat tinggi, berkisar antara 95 hingga 97,5 persen setiap harinya,” ujar Afdiyanti.

Ia menambahkan, hanya terdapat satu kasus peserta yang mengalami gangguan kesehatan ringan akibat tidak sarapan. Namun, peserta tersebut telah mendapatkan penanganan di ruang medis dan tetap dapat mengikuti ujian hingga selesai.

Terkait kendala teknis, gangguan aliran listrik sempat terjadi pada salah satu sesi namun berhasil diatasi dengan cepat oleh tim teknis di lokasi. Panitia memastikan gangguan singkat tersebut tidak memengaruhi hasil ujian secara keseluruhan maupun memerlukan penambahan sesi khusus bagi para peserta.

Panitiajuga menemui sejumlah peserta yang belum terbiasa mengoperasikan perangkat komputer maupun mouse. Menanggapi hal tersebut, pihak panitia sigap memberikan sesi latihan singkat sebelum ujian dimulai untuk membantu peserta menyesuaikan diri dengan sistem digital.

“Ada beberapa peserta yang baru pertama kali menggunakan komputer. Tapi kami sudah siapkan sesi latihan agar mereka bisa menyesuaikan diri,” tambahnya.

Dari sisi pengawasan, fasilitas penunjang seperti CCTV juga dipastikan berfungsi dengan baik selama pelaksanaan ujian. Kehadiran Ombudsman dalam monitoring dan evaluasi (monev) turut memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan dan sesuai aturan.

“Alhamdulillah, sesi terakhir berjalan lancar tanpa hambatan. Semoga hasilnya juga memberikan yang terbaik bagi seluruh peserta,” kata Afdiyanti mengakhiri.

Keberhasilan pelaksanaan UTBK tahun ini diharapkan dapat menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga kualitas, transparansi, dan keadilan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus memberikan kepercayaan bagi masyarakat terhadap sistem pendidikan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....