Gerakan Literasi Turun Tangan Palu Hadir di Taman Untad
- 30 Apr 2026 08:33 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komunitas Turun Tangan Palu terus menunjukkan kiprahnya dalam mendorong peningkatan literasi di kalangan masyarakat. Melalui kegiatan lapak baca yang digelar di Taman Universitas Tadulako (Untad), komunitas ini menghadirkan ruang belajar terbuka bagi anak-anak hingga generasi muda di Kota Palu.
Kegiatan lapak baca atau yang dikenal sebagai Ompata Singgani menjadi salah satu program literasi yang rutin dilakukan. Dalam kegiatan tersebut, relawan menyediakan berbagai buku bacaan serta mengajak anak-anak untuk belajar membaca, menulis, hingga berdiskusi secara santai di ruang terbuka.
Koordinator Turun Tangan Palu, Moh. Rezki Sukardi, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi literasi di masyarakat.
“Untuk kegiatan yang berdampak kepada masyarakat itu salah satunya lapak baca atau literasi, diskusi, dan berbagi ilmu kepada anak-anak,” ujarnya di acara Ngobras Pro 1 RRI Palu.
Selain kegiatan literasi, Turun Tangan Palu juga aktif melakukan berbagai aksi sosial lainnya. Mulai dari berbagi di panti asuhan, kegiatan berbagi makanan sahur di bulan Ramadan, hingga program publik mengajar di daerah pelosok yang masih minim akses pendidikan.
Sekretaris Turun Tangan Palu, Riska Aisyah, mengungkapkan bahwa pengalaman turun langsung ke lapangan memberikan pemahaman baru bagi para relawan. Ia menilai masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal.
“Kami melihat langsung di lapangan masih ada anak-anak yang tidak bersekolah karena keterbatasan biaya, sehingga itu yang membuat kami semakin ingin bergerak membantu,” tambahnya.
Melalui kegiatan lapak baca di Taman Untad, komunitas ini tidak hanya menghadirkan buku sebagai sarana belajar, tetapi juga menciptakan ruang interaksi dan kebersamaan. Anak-anak diajak belajar dengan metode yang menyenangkan agar tumbuh minat membaca sejak dini.
Komunitas ini berharap dapat memperluas jangkauan programnya melalui desa binaan di Kabupaten Donggala dengan melibatkan berbagai pihak. Tentunya dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk ikut terlibat, sebagai bagian dari upaya menghadirkan perubahan melalui aksi nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....