Antisipasi El Nino, Wawali Palu Pastikan Pasokan Air Bersih Aman
- 30 Apr 2026 07:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, memimpin rapat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino di ruang rapat Bappeda pada Rabu, 29 April 2026 siang. Pertemuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat menyusul adanya prediksi kemunculan cuaca ekstrem dengan intensitas kuat tahun ini.
Pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap laporan penurunan debit air di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Tondo yang mulai dikeluhkan warga. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk tidak bekerja secara sektoral dan segera merumuskan solusi jangka panjang guna menghadapi potensi lonjakan suhu global.
“Bagaimana masyarakat kita harus terpenuhi kebutuhan airnya, jangan ego sektoral dan harus berkolaborasi,” ucap Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin.
Salah satu langkah strategis yang disepakati adalah optimalisasi pendistribusian air bersih menggunakan armada mobil tangki ke titik-titik wilayah yang mengalami krisis. Pemerintah Kota Palu juga akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan dukungan bahan bakar minyak untuk operasional mobil tangki tersebut.
Selain itu, pemerintah kota berencana menyurati pihak Universitas Tadulako untuk menjajaki pemanfaatan air embung milik kampus dalam membantu pasokan air warga. Sinergi ini dinilai penting mengingat ancaman kekeringan akibat El Nino diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap cadangan air tanah di ibu kota provinsi.
“Ada laporan masyarakat mengenai kurangnya debit air di Huntap Tondo yang harus segera kita carikan solusinya,” ucapnya.
Rapat koordinasi ini turut melibatkan perwakilan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, PDAM Kota Palu, serta Balai Penataan Bangunan dan Kawasan Sulawesi Tengah. Keterlibatan instansi vertikal tersebut diharapkan dapat mempercepat langkah teknis dalam menjaga stabilitas distribusi air bersih selama musim kemarau panjang.
Melalui perencanaan yang terpadu, Pemerintah Kota Palu optimistis dapat meminimalisir risiko krisis air bersih yang dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat. Pengawasan terhadap sumber-sumber air baku akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dinamika perubahan iklim global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....