Tutup Paskah Nasional, Gubernur Tegaskan “Sulteng Berkah” Simbol Persatuan

  • 27 Apr 2026 04:57 WIB
  •  Palu

Point Utama

  • Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid tegaskan komitmen perkuat persatuan masyarakat melalui nilai spiritual dan kearifan lokal
  • Kegiatan dihadiri Menteri Agama RI serta berbagai elemen masyarakat lintas daerah
  • Momentum Paskah Nasional dinilai sebagai bukti terwujudnya visi “Sulteng Berkah”

RRI.CO.ID, Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya dalam menyatukan masyarakat melalui nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal saat menghadiri penutupan Paskah Nasional di Lapangan Asrama Satuan Brimob, Kabupaten Sigi, Minggu (26/04/2026).

‎‎Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia Nassarudin Umar, serta berbagai elemen masyarakat dari lintas daerah dan latar belakang.

‎‎Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme masyarakat yang hadir dalam suasana penuh ketertiban dan kekhusyukan.

‎‎“Sudah satu tahun lebih saya jadi gubernur, biasanya saya melihat banyak orang itu di konser, tapi malam ini duduk dengan rapi dalam acara spiritual,” ujar Anwar Hafid.

‎‎Menurutnya, momentum tersebut menjadi bukti nyata bahwa cita-cita membangun Sulawesi Tengah yang lebih berkah dan berlandaskan nilai spiritual mulai terwujud dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai spiritual menjadi pilar penting majunya Sulawesi Tengah di masa depan.

‎‎Anwar Hafid terus mendorong pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan karakter dan spiritual masyarakat. ‎‎Ia meyakini bahwa harmoni sosial yang dilandasi nilai keimanan dan budaya lokal menjadi kunci utama mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera.

‎‎“Ini menunjukkan bahwa Sulteng Berkah yang menjadi cita-cita kita bersama dalam landasan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal, benar-benar terwujud dalam kehidupan kita,” lanjutnya.

‎‎Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti Paskah Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan ruang memperkuat persaudaraan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman. ‎‎Penutupan Paskah Nasional ini pun menjadi simbol kuat bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan kehidupan beragama yang damai di Indonesia.

‎‎“Malam ini, melalui Paskah, Tuhan memberikan berkatnya di tempat ini dengan mempertemukan kita semua dalam keadaan bahagia. Inilah bentuk persaudaraan dan persatuan dari masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....