Majukan Ekosistem Usaha di Sulteng, Pemprov Perkuat Kolaborasi dengan APINDO
- 25 Apr 2026 15:13 WIB
- Palu
Poin Utama
- Majukan Ekosistem Usaha di Sulteng
- Pemprov Perkuat Kolaborasi dengan APINDO
- Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi APINDO Sulteng di Aula Millenium Gym, Sabtu, 25 April 2026.
- kolaborasi adalah kata kunci menjawab tantangan dunia usaha yang makin dinamis
- mendorong iklim usaha yang berdaya saing lewat program-program transformatif
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Langkah tersebut guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing di Sulawesi Tengah.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sulteng melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Richard A. Djanggola, saat membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi APINDO Sulteng di Aula Millenium Gym, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menyebut, kolaborasi adalah kata kunci menjawab tantangan dunia usaha yang makin dinamis. Karena itu, kata Richard, momentum rapat kerja diharapkan efektif untuk merumuskan program-program kerja organisasi yang adaptif, inovatif dan kolaboratif.
“Kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan,” ucapnya.
Sementara, Ketua APINDO Sulteng Wijaya Chandra berharap, forum rapat kerja dan konsultasi provinsi yang pertama ini, dapat memperkuat struktur organisasi. Sekaligus, mendorong iklim usaha yang berdaya saing lewat program-program transformatif.
Ia juga melaporkan, sepanjang satu tahun terakhir APINDO Sulteng telah melaksanakan hingga 59 kegiatan organisasi. Kinerja tersebut, ucap Wijaya, mendapat apresiasi dari pengurus pusat yang menilai APINDO Sulteng sebagai salah satu APINDO daerah teraktif di Indonesia.
Diantara berbagai kegiatan dan program, APINDO berfokus pada peningkatan kualitas SDM lokal lewat ‘APINDO Mengajar’. Ini bertujuan mencetak SDM siap kerja dan berdaya saing tinggi, dengan melibatkan pengusaha sebagai mentor yang berbagi pengalaman dan wawasan kewirausahaan.
“Tidak ada yang langsung jadi pengusaha, semua harus berusaha dari nol baru jadi pengusaha,” tegas pria yang akrab disapa Ko Awi ini.
Turut hadir di acara, Anggota DPRD Sulteng Hasan Patongai, serta Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dony Kurnia Budjang. Termasuk, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sulteng Agus Triyana dan mitra terkait. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....