Perkuat Literasi Cuaca, BMKG Palu Gelar Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan

  • 22 Apr 2026 15:45 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu resmi menggelar Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan (SLMP) di Hotel Grand Syah Palu, Rabu 22 April 2026. Kegiatan ini hadir untuk meningkatkan pemahaman info cuaca dalam mendukung keselamatan, keteraturan dan efisiensi operasional penerbangan di Sulawesi Tengah.

Kepala Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Taufiq Hidayah, menyebut tantangan operasional penerbengan semakin kompleks seiring dengan meningkatnya aktivitas lalu lintas udara. Untuk itu, pemahaman terhadap informasi meteorologi menjadi krusial dalam menjamin keselamatan penerbangan.

"Cuaca bukan hanya faktor pendukung, tetapi menjadi faktor penentu dalam keselamatan penerbangan," ucap Taufiq Hidayah.

Ia menambahkan, hadirnya Sekolah Lapang ini diharapkan menjadi jembatan untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan literasi dan kemampuan interpretasi data bagi para peserta. Penguatan kapasitas ini penitng agar tidak terjadi perbedaan penafsiran informasi yang dapat memengaruhi akurasi pengambilan keputusan di lapangan.

"Tantangan yang sering dihadapi adalah bagaimana informasi tersebut dapat dipahami secara benar oleh pengguna," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menekankan pentingnya penerima informasi cuaca menjadi pengguna aktif dapat menerjemahkan informasi tersebut ke dalam langkah operasional yang tepat. Ia pun berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara BMKG dan seluruh pemangku kepentingan dapat diperkuat dalam ekosistem layanan cuaca penerbangan.

"Sinergi antara BMKG, AirNav, seluruh operator penerbangan dan pengelola bandara menjdi kunci agar informasi dapat dimanfaatkan secara optimal melalui komunikasi, kolaborasi, dan kesamaan persepsi," ucapnya.

Kegiatan SLMP dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 22-24 April 2026, yang diikuti oleh 25 peserta dari berbagai instansi terkait. Selama pelatihan, para peserta akan menerima pembekalan teori dan praktik lapangan guna meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai dinamika kondisi cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....