LPKA Palu Ikrar Bersih Narkoba dan Ponsel Ilegal

  • 18 Apr 2026 18:55 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu melaksanakan upacara ikrar bersama untuk mendukung gerakan Zero Tolerance terhadap peredaran narkoba dan penggunaan ponsel ilegal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna pada Kamis 16 April 2026 ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta staf sebagai langkah preventif menjaga integritas institusi.

Agenda diawali dengan pembacaan ikrar serentak dan dilanjutkan dengan penandatanganan piagam tanggung jawab moral oleh setiap personel. Penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi simbol kesiapan seluruh jajaran dalam memperketat pengawasan serta memastikan lingkungan LPKA Palu tetap bersih dari praktik ilegal yang dapat merusak sistem pembinaan.

Kepala LPKA Palu, Welli, menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi siapa pun yang melanggar komitmen tersebut. Menurutnya, integritas setiap petugas merupakan fondasi utama dalam mensukseskan proses pembinaan terhadap anak negara.

“Kami mengikat janji untuk tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap penyalahgunaan narkoba maupun penyelundupan alat komunikasi. Integritas adalah fondasi penting bagi kita dalam menjalankan tugas membina anak-anak bangsa di tempat ini,” ucap Welli dalam keterangannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, Jemmy mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun skema pengawasan yang lebih intensif di seluruh area kerja. Langkah ini mencakup peningkatan frekuensi penggeledahan rutin maupun inspeksi mendadak guna memastikan konsistensi penerapan aturan secara transparan.

"Kami ingin memastikan bahwa LPKA Palu benar-benar bersih dari barang-barang terlarang demi kenyamanan dan keamanan proses pembinaan," ujar Jemmy dalam keterangannya.

LPKA Palu fokus pada tiga poin utama yakni sterilisasi narkoba, penertiban alat komunikasi, serta pemberian sanksi tegas sesuai regulasi bagi para pelanggar. Melalui komitmen kolektif ini, diharapkan kualitas pembinaan terhadap anak binaan dapat berjalan optimal tanpa gangguan dari faktor-faktor eksternal yang merusak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....