WIZ Jadi Garda Terdepan Pemulihan Pascagempa
- 18 Apr 2026 18:03 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pasca gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada 2018 lalu, lembaga kemanusiaan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) menjadi salah satu garda terdepan dalam proses pemulihan.
Pada masa awal pembentukannya, WIZ memulai operasional dengan segala keterbatasan tanpa kantor resmi. Mereka memanfaatkan fasilitas pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tondo sebagai base camp utama untuk mengoordinasikan bantuan dan menyusun strategi penanganan darurat bagi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal.
"Kondisi kami saat itu sangat terbatas, kantor pun belum ada sehingga SDIT Tondo menjadi jantung pergerakan kami. Namun, keterbatasan itu tertutup oleh manajemen divisi yang rapi," ujar Rifaldi Sekretaris perwakilan WIZ Sulteng saat berbincang di siaran Pro 2 RRI Palu.
Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara efektif, WIZ membentuk struktur kerja yang terbagi ke dalam beberapa divisi khusus. Divisi Logistik memegang peranan vital dalam mengatur alur keluar-masuk barang kebutuhan pokok agar distribusi merata ke titik-titik pengungsian.
Di sisi lain, Divisi Trauma Healing dibentuk secara spesifik untuk menangani dampak psikologis para korban, menyadari bahwa luka batin pasca bencana membutuhkan penanganan yang sama seriusnya dengan bantuan fisik.
Salah satu kekuatan utama WIZ dalam aksi kemanusiaan ini adalah masifnya pelibatan generasi muda. Para pemuda aktif digerakkan dalam berbagai kampanye sosial, baik melalui platform digital maupun aksi nyata di lapangan seperti penggalangan donasi di jalanan dan pasar tradisional. Semangat kolektif ini membuktikan bahwa kepedulian sosial di kalangan anak muda tetap tinggi, terutama saat menghadapi situasi darurat yang menuntut aksi cepat dan tanggap.
Dalam menjalankan program pemulihan mental, WIZ bersinergi dengan Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LITMI). Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa diterjunkan langsung ke posko-posko pengungsian untuk berinteraksi dengan anak-anak dan orang dewasa.
Kehadiran para mahasiswa ini memberikan energi positif bagi para penyintas, sekaligus menjadi ruang bagi generasi terpelajar untuk mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam bentuk pengabdian masyarakat secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....