Wagub Sulteng Harapkan Penguatan Mitigasi Bencana Dihadapan Komisi IV DPR RI

  • 09 Apr 2026 20:41 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR-RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis 9 April 2026. Kunjugan dari tim yang dipimpin oleh Sigit Purnomo Said diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido di Ruang Polibu Kantor Gubernur.

Turut serta bersama rombongan Komisi VIII DPR-RI, pejabat utama mewakili Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial yang menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan dan kebencanaan.

Dalam sambutannya, Reny mengapresiasi kunker spesifik Komisi VIII DPR RI untuk menyerap aspirasi dari daerah sekaligus penyerahan bantuan sebagai wujud perhatian pemerintah pusat ke daerah. Ia menyebut, ingatan kolektif dahsyatnya bencana gempa, tsunami dan likuifaksi tahun 2018 menjadi pengalaman berharga bagi pemerintah provinsi untuk mengintegrasikan pembangunan tangguh bencana guna menekan jumlah korban jiwa dan kerugian materi.

"Alhamdulillah kami bisa bangkit dari bencana tersebut, khususnya Kota Palu dan Kabupaten Sigi dengan jumlah korban terbanyak," ucap Reny.

Ia menambahkan, selain bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang sering terjadi akibat curah hujan tinggi, Sulteng saat ini sedang menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Campak. Sebagai langkah cepat, Pemerintah Provinsi mengintensifkan imunisasi tambahan Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak-anak balita.

Dirinya berharap dukungan dan perhatian dari Komisi VIII DPR RI beserta K/L mitranya mampu memperkuat langkah-langkah mitigatif agar masyarakat makin terlindungi dari dampak bencana alam maupun bencana non-alam seperti wabah penyakit.

"Mudah-mudahan kedatangan bapak ibu komisi delapan membawa berkah dan bantuan bagi Sulawesi Tengah" ujarnya.

Usai pertemuan, Komisi VIII DPR-RI meninjau lokasi masjid terapung di Pantai Taman Ria yang tersapu tsunami dan Kelurahan Balaroa yang terdampak likuifaksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....