BPBD Parimo Kirim Geobag dan Alat Berat Perbaiki Tanggul Jebol

  • 08 Apr 2026 18:40 WIB
  •  Palu

RRI.CO. ID, Parimo - Badan Penanggulanagan Bencana Daerah atau BPBD Parigi Moutong bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda tujuh desa di Kecamatan Taopa dan Moutong pada Jumat 3 April 2026. Bencana yang disebabkan oleh luapan sungai ini berdampak pada ratusan kepala keluarga dan menyebabkan kerusakan di beberapa infrastruktur serta perkebunan warga.

Pelakasana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong Rivai mengungkapkan, fokus utama saat ini adalah mempercepat pemulihan tanggul yang jebol di Sungai Tudalengi dan perbaikan alur sungai. Berdasarkan asesmen, keduanya membutuhkan penanganan segera untuk mengantisipasi dampak lanjutan dan potensi banjir susulan

"Kami menangani langsung jebolnya tanggul dan pelurusan alur sungai. Untuk tanggul jebol ada dua desa di Kecamatan Moutong dan satu desa di Kecamatan Taupa," ujar Rivai saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin 6 April 2026.

Untuk melakukan penanganan darurat, pihaknya telah mengirimkan Geobag, Sandbag dan Kawat Beronjong. Perbaikan tanggul di beberapa titik tetlah teratasi berkat kerja sama TNI, Polri dan masyarakat setempat.

"Kami berusaha menutup tanggul jebol dengan bahan banjiran yang telah kami kirimkan ke lokasi, setelahnya akan ditimbun menggunakan eskavator, sekaligus meluruskan alur sungai," ucapnya.

Lebih lanjut, BPBD Parigi Moutong juga mencatat diperlukannnya perbaikan drainase di Desa Moutong Utara. Terkait hal tersebut, pihaknya telah koordinasi bersama OPD terkait untuk melakukan pendataan drainase yang membutuhkan pergeseran atau perubahan konstruksi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas PUPR yang berfokus pada pemulihan drainase di Desa Moutong Utara. Untuk itu kami dan Dinas PUPR akan mendata drainase yang membutuhkan pergeseran atau perubahan," tutur Rizal.

Rivai mengingatkan warga yang mendiami wilayah pesisir dan bantaran sungai untuk tetap waspada dan siaga, mengingat berdasarkan prediksi BMKG Parigi Moutong masih akan diguyur hujan hingga Juni nanti.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau ke selokan, karena dapat menyebabkan banjir," kata Rizal mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....