Wali Kota Palu Tekankan Peran Aktif Masyarakat dalam Pembangunan Kota
- 04 Apr 2026 22:54 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi istri, Diah Puspita, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Akbar 1447 Hijriah di Kelurahan Palupi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Kelurahan Palupi pada Sabtu, 4 April 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Sebarkan Maaf, Eratkan Silaturahim dan Sucikan Hati untuk Meraih Kemenangan dalam Bingkai Palu Semakin Melejit” tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan dan silaturahmi antara masyarakat Kelurahan Palupi dan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Palu itu turut menyampaikan hikmah halal bihalal. Dalam penyampaiannya, Hadianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Syawal sebagai ajang evaluasi diri atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui.
“Semoga ini menjadi jalan bagi kita untuk mengevaluasi apa yang telah kita lewati selama ini. Karena itu merupakan bagian dari ajaran Rasulullah, agar kita senantiasa memperbaiki apa yang telah kita kerjakan,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Palu juga menyampaikan seluruh elemen masyarakat merupakan “jenderal akar rumput” bagi pembangunan Kota Palu. Oleh karena itu, pemerintah sangat bergantung pada peran aktif masyarakat, termasuk para RT dan RW.
“Saya berupaya agar insentif RT dan RW bisa mencapai posisi yang tidak merugikan, minimal dapat menutupi biaya operasional,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan halal bihalal harus dimaknai sebagai momentum untuk mencairkan berbagai perbedaan, terutama perbedaan perasaan yang kerap menjadi sumber perpecahan.
“Tujuan halal bihalal adalah mengubah sesuatu yang tidak baik menjadi sesuatu yang baik. Dalam kontestasi apapun, semuanya harus cair. Kita harus saling memandang dengan kemuliaan dan menumbuhkan rasa kasih sayang antar sesama,” ucapnya.
Ia turut mengajak seluruh masyarakat untuk membangun soliditas serta menghentikan kebiasaan saling menggunjing dan mencari kesalahan satu sama lain.
“Kalau saya ada salah, silakan datang ke rumah mulai pukul 05.30 pagi. Sampaikan ide, keluhan, dan masukan. Jangan kita sulit bertemu masyarakat, karena kita ini dipilih oleh masyarakat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hadianto turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi umum Bus Trans Palu, yang dinilai mampu memberikan efisiensi pengeluaran masyarakat hingga Rp53 miliar per tahun.
“Keselamatan seseorang juga tergantung bagaimana dia menjaga lisannya. Mari kita bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah. Kalau solusinya baik, kita kerjakan bersama-sama,” ujar wali kota.
Hadianto berharap momentum halal bihalal tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi benar-benar menjadi ajang untuk saling menguatkan dan membangun kebersamaan demi kemajuan Kota Palu.
“Saya yakin kita akan melejit, kalau kita semua mau,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....