Bupati Morowali Utara Resmikan Jembatan Desa Lembobelala

  • 03 Apr 2026 09:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Bupati Morowali Utara (Morut), Delis Julkarson Hehi meresmikan Jembatan strategis di Desa Lembobelala, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara. Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Morut didampingi oleh sejumlah pejabat terkait pada Kamis, 2 April 2026 sore.

Jembatan bernama Lembo-Tamba ini dibangun selama dua tahap pada tahun 2024 dan 2025 yang bersumber dari dana APBD senilai Rp 12 milyar. Jembatan yang diresmikan tersebut memiliki panjang bentangan 61 meter dengan lebar 5 meter.

Bupati Morut itu mengatakan, keberadaan jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan dua dusun di desa itu yakni dusun I dan Dusun II. Selain itu letaknya menjadi urat nadi perekonomian terutama di sektor pertanian.

"Kita patut bersyukur karena jembatan ini dirancang dan dikerjakan mulai tahun 2024 ketika kondisi perekonomian kita belum berat seperti saat ini. Dan, jembatan Lembobelala ini paling besar biayanya dibandingkan jembatan lainnya yang dibiayai APBD Morut," ucap Delis.

Ia berharap agar jembatan ini dapat semakin memperlancar roda perekonomian terutama sektor pertanian. Karena lokasinya yang strategis, ia menegaskan tidak ragu-ragu untuk menuntaskan pembangunan jembatan ini.

Pada kesempatan tersebut, Delis juga menggambarkan kondisi perekonomian saat ini yang disebutnya tidak baik-baik saja. Bukan saja Morut yang terkenal imbas kondisi global, tapi semua daerah di Indonesia merasakan hal itu.

Sebagai contoh, dana bagi hasil (DBH) dari pusat sebesar Rp 118 milyar hingga saat ini tidak ditransfer. Selain itu, anggaran dari pusat tahun ini yang seharusnya sebesar Rp 1,7 triliun, dipotong sebesar Rp 600 milyar.

"Dengan situasi keuangan seperti ini, maka dana APBD benar-benar diprioritaskan untuk pembiayaan hal-hal yang menyentuh kepentingan langsung masyarakat seperti pembayaran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, beasiswa, PPPK, dan TPP pegawai," ucapnya.

Melihat fenomena seperti ini, Bupati Delis mendorong masyarakat untuk konsentrasi di sektor pertanian. Karena sudah terbukti, usaha di sektor pertanian ini tidak akan terkena imbas krisis ekonomi

"Manfaatkan lahan-lahan yang ada. Tanam durian, tanam coklat, tahap padi, jagung dan lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Morut yang juga senator DPD RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, juga mengharapkan agar menghadapi kondisi perekonomian saat ini, suasana kebersamaan di desa saat ini harus dipertahankan. Menurutnya jika semua warga bersatu dan saling menolong, niscaya kesulitan itu bisa diatasi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Lembobelala Johnson Tagoe, turut mengucapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat selama ini. Saat jembatan ini sedang dibangun, masyarakat berbondong-bondong membangun jembatan darurat di atas sungai Tambalako ini.

"Kami bersyukur dan bangga. Dengan selesainya jembatan permanen ini, desa kami tidak lagi terpencil dan akses jalan utama sudah terbuka lebar," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....