Larangan Medsos Anak Dinilai Mendesak oleh Pendengar
- 01 Apr 2026 07:22 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Tanggapan pendengar mengemuka dalam program Kopi Anda RRI Pro 1 Palu Rabu (01/03/2026) terkait urgensi larangan penggunaan media sosial bagi anak. Mayoritas pendengar menilai langkah pembatasan bahkan pelarangan perlu dipertimbangkan serius demi melindungi anak dari dampak negatif dunia digital.
Salah satu pendengar, Muklis, menyampaikan bahwa larangan memang penting, namun tidak boleh membuat orang tua lengah dalam pengawasan.
“Larangan itu perlu, tapi jangan sampai orang tua jadi abai. Tetap harus ada kontrol,” ujarnya saat berinteraksi dalam siaran.
Pendapat lain disampaikan Buang yang menyoroti sisi keamanan digital. Ia menilai anak-anak sangat rentan terhadap manipulasi di dunia maya.
“Usia anak bisa dimanipulasi, sehingga akses ke media sosial bisa dengan mudah ditembus. Ini yang harus diantisipasi,” katanya.
Menurut Buang, kebijakan pembatasan harus sejalan dengan aturan pemerintah agar lebih efektif. Ia menegaskan pentingnya regulasi yang tegas sekaligus pengawasan yang konsisten dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan penyedia platform digital.
Sementara itu, pendengar lainnya, Alma, menilai langkah pemerintah saat ini masih tergolong lunak. Ia berharap ada tindakan lebih tegas terhadap konten yang tidak sesuai untuk anak.
“Pemerintah masih terlalu ‘gentle’. Harusnya situs yang tidak sesuai langsung ditutup,” ucapnya.
Alma juga menyoroti maraknya iklan dan permainan daring yang mudah diakses anak-anak tanpa filter yang jelas. Menurutnya, hal ini memperbesar risiko kecanduan serta paparan konten yang tidak mendidik bagi perkembangan anak.
Melalui diskusi interaktif ini, terlihat bahwa kesadaran masyarakat terhadap bahaya media sosial bagi anak semakin meningkat. Pendengar berharap adanya keseimbangan antara edukasi, pengawasan, dan regulasi yang tegas agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan digital yang lebih aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....