Resmi Ditutup, Festival Raudhah Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Daerah
- 31 Mar 2026 07:59 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, secara resmi menutup rangkaian Festival Raudhah 2026 di kawasan religi Jalan Sis Aljufri pada Senin, 30 Maret 2026 malam. Kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari peringatan Haul ke-58 ulama besar sekaligus pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.
Irmayanti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menyukseskan festival selama tiga hari berturut-turut. Pemerintah Kota Palu menilai kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kecintaan umat terhadap jasa dan perjuangan Guru Tua.
“Festival ini bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kecintaan kita kepada sosok ulama besar yakni Guru Tua,” ucap Sekda.
Pemerintah Kota Palu mencatat bahwa Festival Raudhah telah menjadi agenda rutin daerah yang dilaksanakan selama 16 tahun terakhir. Selain sebagai wisata religi, gelaran ini terbukti efektif dalam memutar roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah, festival ini diharapkan mampu mendorong perputaran perekonomian masyarakat dan memberikan akses bagi para pelaku UMKM,” ucapnya.
Melalui festival ini, masyarakat diajak untuk kembali meneguhkan nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, kesederhanaan, serta persatuan yang diajarkan oleh Guru Tua. Irmayanti berharap semangat menuntut ilmu dan menjaga akhlak mulia dapat terus terpatri dalam diri generasi muda di Sulawesi Tengah.
“Mari kita terus menghidupkan semangat perjuangan Guru Tua dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya sebagai inspirasi,” ucapnya.
Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun kota yang religius serta harmonis menjadi momentum penting selama pelaksanaan festival. Kesuksesan acara ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman warga Kota Palu.
“Festival ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Irmayanti menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan di masa mendatang. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas festival agar dampak ekonomi bagi warga dapat dirasakan jauh lebih besar lagi.
“Pelaksanaan festival tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan di tahun mendatang agar dapat lebih baik lagi,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....