Wawali Palu: Festival Raudhah Jadi Penggerak Ekonomi dan Budaya
- 28 Mar 2026 23:42 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin secara resmi membuka gelaran Festival Raudhah 2026 sebagai rangkaian peringatan Haul ke-58 Guru Tua atau Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri. Kegiatan tahunan yang dipusatkan di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Al-Jufri ini akan berlangsung selama tiga hari mulai 28 Maret sampai 30 Maret 2026 dengan menghadirkan beragam UMKM hingga beragam penampilan seni budaya religi.
Wawali Imelda mengapresiasi peningkatan kualitas festival tahunan ini yang dinilai semakin tertata rapi bagi para pengunjung. Penataan tenan yang memisahkan antara area kuliner dan produk kerajinan menjadi salah satu indikator profesionalisme penyelenggaraan di sektor pariwisata daerah.
"Tahun ke-16 dari tahun 2010 ya ini 2010-2026, alhamdulillah dari tahun lalu ke tahun ini ini meningkat ya tenan ini meningkat," ucapnya saat diwawancarai usai pembukaan pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam.
Ia menyebut, kehadiran beragam pelaku UMKM dalam festival ini menjadi salah satu faktor dalam mendorong pembangunan Kota Palu, khususnya melalui sektor ekonomi. Pemerintah Kota Palu memberikan dukungan penuh guna memacu perputaran ekonomi sehingga diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat masyarakat.
"Paling esensialnya adalah UMKM ini, jadi bagaimana kita melihat para UMKM ini pengusaha-pengusaha UMKM ini kita berdayakan," ucapnya.
Wawali Imelda menambahkan, UMKM terbukti menjadi penggerak ekonomi yang paling tangguh saat menghadapi berbagai krisis, mulai dari bencana alam tahun 2018 hingga pandemi. Pertumbuhan UMKM yang terus meningkat setiap tahunnya menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk terus memberikan dukungan dan pendampingan.
"Mereka menjadi penggerak ekonomi, penggerak pembangunan daerah gitu ya bandingkan usaha-usaha yang lain, tapi UMKM ini semakin bertumbuh," ucapnya.
Selain sektor ekonomi, Pemerintah Kota Palu juga tengah mendorong penguatan nilai budaya dengan mengusulkan kawasan makam Guru Tua sebagai Cagar Budaya. Menurutnya langkah ini mendapat dukungan penuh usai kunjungan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon pada beberapa waktu lalu dan melihat potensi sejarah luar biasa di kawasan religi tersebut.
"Alhamdulillah ini kalau tidak salah makam-makam guru tua ini akan menjadi Cagar Budaya, Pak Fadli Zon di kunjungan yang sebelumnya itu berkunjung ke makam Guru Tua," ucapnya.
Wawali Imelda turut mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan Festival Raudhah 2026 yang menyajikan beragam produk kreatif, literasi keuangan dari perbankan, hingga capaian pembangunan kota. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi wisata religi, namun juga menjadi momentum perputaran ekonomi yang berdampak langsung bagi warga lokal.
"Insya Allah kita berharap kepada masyarakat ayo datang ramaikan Festival Raudah 2026 di sepanjang jalan Sis Al-Jufri," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....