Pemuda Lintas Agama FKUB Sulteng Perkuat Harmoni Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

  • 10 Mar 2026 19:10 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Puluhan pemuda lintas agama di Kota Palu menunjukkan solidaritas tinggi dengan membagikan paket takjil bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Aksi sosial yang digagas oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah ini menjadi simbol nyata harmonisasi antariman di wilayah tersebut.

Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. K.H. Zainal Abidin, M.Ag., mengungkapkan bahwa agenda tahunan ini murni lahir dari gagasan para pengurus yang non-muslim. Hal tersebut membuktikan bahwa keinginan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan melampaui sekat-sekat perbedaan keyakinan.

"Inisiasi ini beberapa tahun yang lalu datang dari saudara-saudara kita non-muslim di pengurus FKUB Sulawesi Tengah yang ingin ikut terlibat dengan kebahagiaan Ramadan," ucap Prof Zainal di sela-sela kegiatan berbagi takjil di halaman Masjid Darunnaim, Jl. Basuki Rahmat, Kota Palu, Selasa, 10 Maret 2026.

Sebanyak 1.000 paket takjil disalurkan langsung oleh pemuda dari berbagai latar belakang agama kepada para pengendara. Keterlibatan aktif generasi muda non-muslim ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini di tengah masyarakat.

"Kita ingin menunjukkan kepada saudara-saudara kita muslim bahwa ketika muslim beribadah, umat lain juga ikut terlibat membantu menyukseskan ibadah itu sendiri," ucapnya.

Menariknya, dukungan materil untuk kegiatan ini juga didominasi oleh para pengusaha non-muslim yang menaruh perhatian besar pada kerukunan daerah. Fenomena ini dinilai sebagai pencapaian positif dalam merawat kedamaian dan kerja sama antarumat beragama di Sulawesi Tengah.

"Artinya lewat berbagi takjil seperti ini kita berharap betul akan dapat terwujud kerukunan, kedamaian, persaudaraan sesama umat manusia walaupun kita berbeda agama," ucapnya.

Kegiatan ini mengusung tagline "Bahagia Beragama, Beragama Bahagia" dengan sub-tema Harmoni Ramadan yang menekankan pentingnya persaudaraan. Prof. Zainal menegaskan bahwa peran pemuda sangat sentral karena mereka adalah pengelola perdamaian di masa depan.

"Mereka kita siapkan untuk juga bekerja pada masa yang akan datang untuk bisa mewujudkan kehidupan harmoni dalam beragama," ucapnya.

Ke depan, FKUB Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus melaksanakan aksi serupa dalam berbagai bentuk kegiatan sosial kemanusiaan lainnya. Program ini diproyeksikan menjangkau panti asuhan lintas agama serta panti jompo guna mempererat ikatan emosional antarmasyarakat.

"Tentu bisa saja dalam bentuk yang lainnya, misalnya berkunjung ke panti-panti asuhan muslim dan non-muslim sebagai bagian dari kepedulian kita terhadap mereka," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....