Peringkat 3 Nasional, Gubernur Sulteng Deklarasikan Perang Lawan Narkoba

  • 07 Mar 2026 12:01 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kondisi peredaran narkoba di Sulawesi Tengah kian mengkhawatirkan, setelah mencatatkan posisi ketiga tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan pemberantasan terhadap zat terlarang masih menjadi pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian serius.

Menyadari hal tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendeklarasikan perang terhadap narkoba, guna mewujudkan daerah bersih dari barang haram tersbut. Ia menegaskan, kolaborasi seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama, untuk memutus rantai peredaran barang haram ini hingga ke akarnya.

"Mari kita menjadi orang-orang yang harus berjuang, Berdakwah dengan teman-teman kita agar tidak terlibat narkoba," ujar Anwar Hafid dalam kegiatan Semarak Buka Bersama Sutleng Nambaso di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat 6 Maret 2026.

Dirinya juga menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk memberantas pengedaran dan penyalahgunaan narkoba. Olehnya, ia meminta masyarakat untuk mempersempit ruang gerak pengedar dengan tidak mengonsumsi narkoba.

"Aparat Kepolisian, BNP (Badan Narkotika Provinsi Sulteng) sudah berupaya begitu banyak yang ditangkap, begitu banyak yang disita. Tapi kalau tidak ada ladangnya, kalau tidak ada yang mengonsumsi, pasti berhenti sendiri itu barang," kata Anwar Hafid.

Selain penguatan komitmen, ia juga menaruh perhatian besar pada perlindungan generasi muda yang kerap menjadi sasaran empuk para pengedar. Untuk itu, ia berharap anak muda di Sulawesi Tengah dapat menjadi pionir dan benteng pertahanan dalam perang melawan narkoba.

"Jangan jadikan diri Anda sebagai arena perang, tapi jadikanlah dirimu sebagai tentara-tentara yang berada di garda terdepan. Tidak bisa lagi anak-anakku sekalian main-main dengan narkoba," ucapnya.

Anwar Hafid juga mengingatkan bahaya laten narkoba yang dapat merusak masa depan generasi penerus. Ia mengimbau generasi muda agar tidak menyentuh sedikit pun zat terlarang tersebut demi masa depan yang lebih baik.

"Mari kita jadikan narkoba sebagai musuh bersama kita, agar Sulawesi Tengah ini bersih dari narkoba," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....