Posyandu Remaja LPKA Palu Fokus Kesehatan Fisik dan Mental Anak Binaan

  • 06 Mar 2026 12:48 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus memperkuat layanan kesehatan bagi anak binaan melalui program Posyandu Remaja. Bekerja sama dengan Puskesmas Bulili Kota Palu, kegiatan yang dipusatkan di Klinik Ceria LPKA Palu pada Kamis 5 Maret 2026 tersebut bertujuan memantau kondisi fisik dan mental anak secara berkala.

Dalam layanan tersebut, seluruh anak binaan menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pengecekan tanda vital hingga pemantauan status gizi. Selain pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan mental serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, menjelaskan kegiatan Posyandu Remaja merupakan bagian dari komitmen LPKA dalam memastikan terpenuhinya hak Anak Binaan terhadap layanan kesehatan yang layak. Kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran anak binaan terhadap pentingnya kesehatan fisik dan mental.

“Kami ingin memastikan setiap anak binaan mendapatkan pemantauan kesehatan berkala. Kami juga mendorong keterlibatan mereka sebagai kader kesehatan agar bisa saling mengedukasi teman sebayanya,” ujar Kepala LPKA Palu, Welli.

Baca Juga: LPKA Palu Pastikan Blok Hunian Bebas Barang Terlarang jelang Puasa

Dari 19 anak binaan, terdapat lima orang yang bertindak sebagai Kader Kesehatan. Para kader ini merupakan anak binaan yang telah dibekali pelatihan khusus oleh tenaga medis untuk membantu proses pendaftaran, pengukuran, hingga pencatatan rekan-rekan mereka selama kegiatan berlangsung.

Dokter dari Puskesmas Bulili, Gerald, yang terlibat langsung dalam pemeriksaan tersebut mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk pencegahan dini. Menurutnya, pemantauan status gizi dan edukasi kesehatan sangat krusial bagi remaja di lingkungan pembinaan agar potensi masalah kesehatan dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Melalui pemeriksaan ini, kami dapat membantu mendeteksi lebih awal apabila terdapat potensi masalah kesehatan, baik fisik maupun mental, sehingga dapat segera ditangani dengan tepat,” ucap Gerald.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....