Pemkot Palu Temukan Kenaikan Sejumlah Bahan Pokok di Pasar

  • 03 Mar 2026 13:28 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu mencatat adanya kenaikan harga terhadap sejumlah komoditas di bulan suci Ramadan 1447 H. Kenaikan harga tersebut ditemukan usai dilakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Satgas Pangan di pasar masomba Kota Palu pada Selasa, 3 Maret 2026.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menjelaskan, dari hasil sidak tersebut ditemukan harga cabai rawit naik menjadi Rp60.000 sampai Rp65.000 per kilogram. Selain itu juga ditemukan kenaikan harga pada telur ayam ukuran sedang yang dijual Rp65.000, dan ukuran besar Rp70.000.

Wawali Imelda menyebut kenaikan harga tersebut dipengaruhi karena meningkatnya kebutuhan masyarakat di pertengahan bulan suci Ramadan.

"Seperti kita ketahui bahwa karena ini pertengahan puasa pasti banyak yang menggunakan telur untuk pembuatan kue dan lain sebagainya," ucapnya.

Selain itu, bahan pokok lain seperti ikan katombo, daging ayam juga mengalami kenaikan harga. Kenaikan daging ayam tersebut juga dipengaruhi oleh kehadiran program Makan Bergizi Gratis.

Meski begitu, Wawali Palu menjelaskan masih terdapat sejumlah harga bahan pokok yang cenderung stabil bahkan ada yang mengalami penurunan harga.

"Tomat masih aman yang harga Rp5.000, Rp6.000 kemudian cabe keriting juga sudah turun harganya, bawang putih juga seperti itu jadi memang di hanya di cabe rawit yang agak sedikit naik," ucapnya.

Sebagai upaya dalam pengendalian harga bahan pokok, Pemerintah Kota Palu tengah melaksanakan program pasar murah, gerakan pangan murah, hingga program Gade Nolumaku atau pasar murah keliling.

"Pemerintah kota Palu melakukan beberapa beberapa kegiatan pasar murah, sehingga beberapa dari bahan pokok itu juga kami subsidi jadi subsidinya selalu Rp5.000," ucapnya.

Selain itu Pemerintah Kota Palu juga menjadwalkan akan melakukan sidak kembali ke pasar, distributor hingga pangkalan gas untuk memastikan tidak ada oknum yang melakukan penimbunan.

"Ketika kita mendapatkan para pedagang atau distributor melakukan penimbunan itu maka akan kami tindak, termasuk juga pangkalan gas yang menaikkan harga," ucap Wawali Imelda.

Wawali Imelda juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok secara bijak. Imbauan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan stok bahan pokok di pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....