Balai POM di Palu Perkuat Pengawasan Takjil Selama Ramadan
- 21 Feb 2026 15:09 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu menegaskan komitmennya dalam pengawasan pangan selama bulan suci Ramadan 1447 H. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang dikonsumsi masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi, termasuk takjil yang dijual di pasar kuliner Ramadan Kota Palu.
Kepala Balai POM di Palu Mardianto mengatakan, di pasar kuliner Ramadan Kota Palu petugas BPOM di Palu mengambil 17 sampel takjil. Hasil uji laboratorium, menunjukkan seluruh sampel memenuhi syarat keamanan pangan.
Kepala BPOM Palu, Mardianto, mengatakan pengawasan dilakukan bekerja sama dengan perangkat daerah setempat. Sampling dan pengujian dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman dikonsumsi.
“Hari pertama Ramadan kami sudah melakukan sampling dan uji terhadap 17 sampel takjil. Alhamdulillah, sejauh ini hasilnya memenuhi syarat,” ujar Mardianto usai pembukaan Pasar Kuliner Ramadan di halaman Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurutnya, pengawasan pangan tidak hanya dilakukan saat Ramadan. BPOM di Palu secara rutin melakukan sampling di sekolah, pasar, desa, serta pada momen hari besar keagamaan lainnya.
Ia mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap ciri-ciri makanan dan minuman yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Minuman dengan warna mencolok, terutama merah atau kuning terang, perlu dicermati karena berisiko mengandung pewarna tekstil.
“Kalau minuman warnanya mencolok, terutama merah atau kuning terang, itu patut dicurigai. Kami lakukan uji untuk memastikan apakah mengandung pewarna tekstil seperti rhodamin B atau methanil yellow,” ucapnya.
Selain itu, tekstur makanan seperti bakso atau mie yang terlalu kenyal juga menjadi perhatian. Pengujian dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan kandungan formalin atau boraks.
Selama Ramadan, BPOM Palu juga melakukan intensifikasi pengawasan pangan di jalur distribusi. Pemeriksaan dilakukan mulai dari importir, distributor, grosir hingga ritel modern guna memastikan keamanan produk dari hulu hingga hilir.
Mardianto berharap pedagang menjaga kualitas dan keamanan pangan, serta masyarakat lebih selektif dalam memilih takjil. Ia menegaskan pengawasan akan terus dilakukan selama Ramadan untuk menjamin perlindungan konsumen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....