Akhirnya, Upaya Pemadaman Karhutla di Parimo Berhasil

  • 09 Feb 2026 07:51 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi - Sinergi TNI, Polri, BPBD, Tagana, Damkar, Ormas dan Masyarakat akhirnya berhasil padamkan kebakaran hutan dan lahan di Parigi Moutong. Personel gabungan, Minggu, 08 Februari 2026, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun 2 dan 3 Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, serta Dusun 1 Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong.

Kapendam XXIII/Palaka Wira Letkol Inf Ronald M. Patty, Minggu, 08 Februari 2026 mengatakan pemadaman dipimpin Danramil 1306-08/Parigi dengan melibatkan prajurit dari Korem 132/Tadulako, Kodim 1306/KP, Yonif 711/Rks, Yonif TP 873/MM yang bersinergi dengan BPBD, Tagana, Damkar, Manggala Agni, serta masyarakat.

“Upaya dilakukan secara manual menggunakan alat semprot dan pemadaman air, termasuk mematikan api di dalam tanah yang mengikuti akar pohon. Dari tiga zona pemadaman, seluruhnya delapan titik api berhasil dipadamkan dan situasi terkendali,”ujarnya.

Ditambahkan sekitar 349 orang personel gabungan dikerahkan dengan dukungan mobil tangki air dan mobil pemadam. Lebih lanjut Kapendam menjelaskan untuk mengantisipasi munculnya kembali api, personel Koramil 1306-08/Parigi tetap siaga melakukan pemantauan di lokasi bekas Karhutla.

“Teman-teman personil tetap siaga dan terus memantau situasi disana, jadi kalau ada muncul kembali titik api bisa langsung ditangani dengan cepat,” kata Kapendam.

Ditengah berbagai upaya yang dilakukan dalam pemadaman kebakaran yang menyebabkan hutan dan sejumlah lahan warga hangus terbakar, dan diketahui sejumlah warga harus menelan pil pahit karena gagal panen akibat lahan pertanian terbakar habis. Pemerintah daerah saat ini juga melakukan pendataan berapa luas wilayah yang terbakar baik hutan maupun lahan masyarakat.

“Sampai saat ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan semua pihak terkait dan siap mendukung apapun upaya pemda dalam menangani dampak karhutla ini. Misalnya upaya untuk pemulihan lahan yang terbakar itu,” pungkasnya


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....