Polsek Parigi Siaga Bencana Musim Kemarau
- 03 Feb 2026 19:46 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parimo - Polsek Parigi bersama Satpol PP dan BPBD Kabupaten Parigi Moutong menggelar rapat sektoral lintas instansi, menyikapi kebarakan hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa waktu terakhir. Koordinasi ini juga dilaksanakan sebagai langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat di wilayah Kecamatan Parigi dan sekitarnya.
Rapat strategis tersebut berlangsung pada Senin 2 Februari 2026 di Ruang Kapolsek Parigi. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang.
Dalam rapat, para pihak secara terbuka membedah berbagai potensi kerawanan bencana, khususnya kebakaran lahan dan pemukiman padat penduduk yang rawan terjadi akibat cuaca panas ekstrem dan angin kencang. Diskusi mengerucut pada satu kesimpulan, di mana pencegahan harus diperkuat, respon harus dipercepat, dan koordinasi tak boleh terputus.
Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang menegaskan bencana, khususnya kebakaran, tidak bisa ditangani secara parsial, sehingga dibutuhkan kekompakan lintas instansi serta peran aktif masyarakat. Ia juga memstikan kesiapan Polsek Sigi dalam penanganan Karhutla.
Baca Juga: Koordinasi Pemerintah Desa Diperkuat Tangani Karhutla Avolua
“Musim kemarau adalah fase rawan, olehnya kami sepakat untuk meningkatkan patroli terpadu, mempercepat respon, dan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan adalah kunci utama,” ucap IPTU Noldy.
Ia juga menekankan bahwa Polsek Parigi tidak akan bekerja sendiri. Sinergi antara Polri, BPBD, Damkar, dan Satpol PP menjadi fondasi utama dalam setiap langkah penanggulangan bencana.
“Kami ingin memastikan, ketika ada kejadian kebakaran atau bencana alam, seluruh unsur sudah siap bergerak cepat. Tidak ada lagi ego sektoral. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tuturnya.
Hasil rapat menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya himbauan intensif larangan membakar lahan, peningkatan patroli di titik rawan, penyiapan sarana dan prasarana pemadam, serta sosialisasi mekanisme pelaporan cepat kepada masyarakat. Selain itu, komunikasi lintas instansi akan terus diperkuat guna memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....