Koordinasi Pemerintah Desa Diperkuat Tangani Karhutla Avolua
- 03 Feb 2026 14:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parimo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong bergerak cepat setelah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Avolua pada Minggu, 1 Februari 2026 terus meluas. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong Muhammad Rifai menyebut, upaya ini dilakukan mendukung penanganan dan pengendalian karhutla yang sedang berlangsung. Koordinasi tersebut membahas langkah antisipatif meluasnya titik api hingga ke pemukiman.
"Kami melakukan patroli ke wilayah pemukiman yang dekat dengan titik api, termasuk koordinasi dengan Kepala Desa Avolua. Dari laporan yang kami terima, saat ini di sekitar desa masih terlihat asap," ujar Rifai saat dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa, 3 Februari 2026.
Selain koordinasi bersama pemerintah daerah, BPBD Parigi Moutong juga telah meminta masyarakat sekitar untuk mengungsi sementara, khusunsnya kelompok rentan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi meluasnya kebakaran hingga ke permukiman warga serta mengantisipasi dampak polusi asap terhadap kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Pememerintah Kabupaten Parigi Moutoing Tetapkan Status Siaga Karhutla
"Tadi malam kami telah mengimbau masyarakat untuk sementara tinggal di rumah kerabat dan tetap siaga," ucapnya.
Karhutla yang melanda Desa Avolua terdampak di Dusun I, II, dan III. Kebakaran tersebut juga telah meluas hingga kawasan Hutan Petapa.
Untuk mempermudah mobilisasi personel serta menjangkau dua lokasi terdampak Karhutla, BPBD Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mendirikan Posko penanganan di Desa Telawa, yang didasarkan pada pertimbangan akses dan kondisi lapangan. Selain itu, pihaknya bersama tim gabungan akan melakukan asesmen lanjutan, guna meninjau kondisi terkini serta perkembangan titik api di lokasi kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....