Pemda Parimo Diharapkan Waspada Karhutla
- 31 Jan 2026 12:42 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Parigi Moutong menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terkait upaya pencegahan karhutla dinilai perlu menjadi perhatian, khususnya bagi warga yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan perkebunan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, Asbudiyanto, saat dikonfirmasi via telepon pada Jumat, 30 Januari 2026. Ia mengungkapkan, sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah saat ini tengah mengalami kondisi kekeringan, termasuk Kabupaten Parigi Moutong.
"Ada beberapa daerah yang terjadi kekeringan, khususnya daerah Parigi dan sekitarnya," ujar Asbudiyanto.

Ditambahkan, dalam arahan Gubernur Anwar Hafid, masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak melakukan pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan, perkebunan dan pemukiman. Masyarakat juga tidak membuang puntung rokok sembarangan dalam kondisi menyala.
Baca Juga: BPBD Sulteng Tekankan Mitigasi Banjir di Bantaran Sungai
"Himbauan telah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk tidak membakar lahan dan membuka lahan dengan cara membakar serta tidak melakukan pembakaran sampah di area yang dekat dengan lahan perkebunan, hutan maupun pemukiman," tuturnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada BPBD, aparat desa, atau pihak berwenang apabila melihat adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Asbudiyanto melanjutkan, BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pemantauan wilayah rawan karhutla dan meningkatkan koordinasi lintas instansi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....