Vanili Lokal, Komoditas Bernilai Tinggi
- 27 Jan 2026 13:57 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Vanili lokal menjadi salah satu komoditas pertanian yang mulai menarik perhatian petani di Desa Matako, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una. Tanaman ini dikenal memiliki nilai jual tinggi di pasaran, membuat permintaan vanili terus meningkat seiring berkembangnya industri makanan dan minuman.
Di Desa Matako, vanili dibudidayakan secara mandiri oleh petani di kebun dan pekarangan rumah warga. Perawatannya tergolong mudah, namun membutuhkan ketelatenan, karena menentukan kualitas hasil panen.
Vanili biasanya mulai berbunga setelah tanaman berumur tertentu yang menjadi tanda awal potensi panen yang menjanjikan. Jika proses penyerbukan berhasil, buah vanili dapat tumbuh dengan baik.
Salah satu petani vanili di Desa Matako, Liong, mengungkapkan budidaya vanili memerlukan kesabaran. Menurutnya, perawatan yang tepat dapat menghasilkan vanili dengan kualitas tinggi.
“Vanili ini memang butuh kesabaran, tapi hasilnya sebanding,” ujar Liong.
Harga vanili lokal relatif stabil dan cenderung tinggi dibanding komoditas pertanian lainnya. Kondisi ini memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan bagi petani di Tojo Barat.
Liong berharap, vanili dari Desa Matako terus dikembangkan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan pengelolaan yang tepat, vanili dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan. (NP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....