Tiba di Palu, 15 WNA Filipina Jalani Karantina
- 25 Jan 2026 21:45 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Sebanyak 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sebelumnya terdampar di perairan Kabupaten Buol saat melakukan perjalanan dari Malaysia menuju Filipina, kini berada di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Minggu, 25 Januari 2026.
Kedatangan para WNA tersebut dikawal langsung oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian. Mereka dijemput dari Kabupaten Buol sekitar pukul 05.00 Wita dan tiba di Kota Palu sekitar pukul 10.00 Wita.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Muhammad Akmal mengatakan, sebelum dipulangkan ke negara asal, para WNA itu akan menjalani proses karantina serta pemeriksaan identitas dan dokumen keimigrasian.
“Jadi rencana pemulangannya, awalnya kita dulu harus ambil keterangan, di karantina ambil keterangan terus kita BAP (pemeriksaan dokumen). Apakah betul-betul semua warga negara Filipina atau orang Malaysia,” kata Akmal.
Akmal menjelaskan, selama masa karantina, pihak Imigrasi juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi para WNA tersebut, mulai dari ruang detensi atau penampungan sementara, makanan, hingga pakaian dan perlengkapan mandi.
“Untuk pakaian dan peralatan mandi juga kami siapkan untuk di ruang detensi ini, dan mungkin nanti di hari Senin kita akan adakan pemeriksaan. Pemeriksaan bahwa untuk memastikan dia warga negara Filipina. Jadi untuk saat ini masih dalam kondisi pemulihan (kesehatan),” jelasnya.
Saat ini, lanjut Akmal, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal Filipina terkait proses pemulangan para WNA tersebut. Ia memastikan, proses karantina dan pemeriksaan dokumen akan dilakukan secepat mungkin agar pemulangan dapat segera dilakukan.
“Apabila semua ber-kewarganegaraan Filipina maka kami bersurat untuk dimohonkan travel dokumen untuk dipulangkan ke negara asalnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh biaya pemulangan para WNA tersebut nantinya akan ditanggung oleh Konsulat Jenderal Filipina.
“Jadi untuk pemulangannya tergantung dari konsulatnya karena yang menyediakan semua semua biaya ke negara asalnya dari pihak konsulat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....