YRI Dorong Pemuda Sulawesi Berdaya Saing

  • 25 Jan 2026 20:43 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Youth Ranger Indonesia (YRI) Distrik Sulawesi menargetkan perubahan signifikan bagi anak muda di Pulau Sulawesi dalam lima tahun ke depan, dengan mendorong peran aktif pemuda hingga ke pelosok desa dan meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat nasional. Hal tersebut disampaikan pengurus YRI, Radinka dan Zefa, dalam wawancara di Program Sore Ceria RRI Pro 2 Palu, Kamis (22/1).

Radinka mengatakan, YRI Distrik Sulawesi tidak hanya berperan sebagai pengawas organisasi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan pemuda, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Kami ingin membentuk anak-anak muda, baik yang ada di desa maupun di kota, dari setiap provinsi di Sulawesi, agar bisa mengambil peran penting dalam pengembangan kepemudaan,” ujar Radinka.

Ia menegaskan, melalui berbagai program dan kegiatan, YRI ingin memastikan bahwa setiap pemuda yang bergabung sebagai relawan atau peserta dapat mengambil nilai positif dan manfaat nyata dari organisasi.

“Dalam setiap organisasi pasti ada kelebihan dan kekurangan, tapi kami ingin teman-teman mengambil sisi baiknya untuk berkembang,” jelasnya.

Radinka juga berharap, dalam lima tahun ke depan, pemuda di Sulawesi mampu menunjukkan kapasitas dan prestasi yang setara dengan pemuda di Pulau Jawa. Menurutnya, Sulawesi memiliki potensi besar yang perlu terus diasah.

“Sulawesi bisa. Kita bisa berprestasi dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.

Sementara itu, Zefa menyampaikan harapannya agar kepemudaan di Sulawesi ke depan semakin aktif dan mendapatkan pemerataan akses program pengembangan diri. Ia menilai, selama ini masih banyak pemuda yang merasa harus merantau ke Pulau Jawa untuk berkembang.

“Saya berharap anak-anak muda di Sulawesi tidak harus lari ke Pulau Jawa semua. Kita bisa berkembang di daerah sendiri,” kata Zefa.

Zefa juga menyoroti pentingnya anak muda mengenali diri sendiri, memahami kelebihan dan kekurangan, serta memiliki tujuan hidup yang jelas. Ia menilai, masih banyak pemuda saat ini yang menjalani hidup tanpa arah yang pasti.

“Banyak yang belum tahu tujuan hidupnya, belum mengenali dirinya sendiri. Padahal itu penting untuk berkembang,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan, pemuda Sulawesi dapat lebih percaya diri, memahami arah hidup, serta berani menetapkan tujuan untuk masa depan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....