BPBD Kota Palu Melakukan Perbaikan EWS Tsunami

  • 24 Jan 2026 12:18 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu terus mengupayakan percepatan perbaikan Early Warning System (EWS) Tsunami di Kelurahan Lere, menyusul kasus pencurian kabel oleh oknum tidak bertanggung jawab. Meski proses hukum kasus tersebut hingga kini belum tuntas, BPBD menegaskan perbaikan EWS tetap menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Kepala BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, mengatakan EWS Tsunami merupakan salah satu prasarana vital kebencanaan yang harus selalu dalam kondisi siap pakai, sehingga tidak boleh dibiarkan rusak terlalu lama.

“Walaupun kasus pencurian kabel EWS di Kelurahan Lere belum selesai secara hukum, kami tetap berupaya agar perbaikan dapat dilakukan sesegera mungkin. EWS Tsunami adalah sarana vital untuk keselamatan warga, sehingga fungsinya harus segera dipulihkan,” ujar Presly saat dikonfirmasi RRI pada Sabtu, 24 Januari 2026.

“Awalnya pihak ketiga selaku pelaksana pembangunan EWS Tsunami tahun 2025 menyatakan bahwa kehilangan kabel tidak masuk dalam ruang lingkup tanggung jawab pemeliharaan. Namun, melalui koordinasi intensif BPBD Kota Palu dan fasilitasi Direktorat Peringatan Dini BNPB, pihak ketiga akhirnya bersedia melakukan perbaikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presly berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi masyarakat Kota Palu agar turut menjaga sarana kebencanaan yang telah dibangun pemerintah. Ia menekankan pentingnya peran serta warga dalam memelihara dan memanfaatkan EWS secara bertanggung jawab.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di tiga lokasi pembangunan EWS Tsunami baru, yakni Kelurahan Lere, Talise, dan Silae, agar bersama-sama menjaga dan memelihara EWS. Demikian pula EWS Tsunami milik BMKG yang berada di kawasan Taman GOR, mari kita jaga dengan baik karena alat ini merupakan salah satu penopang utama keselamatan warga dari ancaman tsunami,” tegas Presly.

BPBD Kota Palu memastikan akan terus melakukan koordinasi lintas pihak guna menjaga keandalan sistem peringatan dini, sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan infrastruktur kebencanaan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....