BP3MI Sulteng Perkenalkan Program SMK Go Global di SMKN 7 Palu
- 23 Jan 2026 15:24 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu- Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah memperkenalkan Program SMK Go Global dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kemaritiman yang dilaksanakan di SMKN 7 Palu, Kamis 22 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan lulusan SMK, khususnya bidang kemaritiman, agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.
Kegiatan MGMP Kemaritiman tersebut dibuka oleh Kepala Seksi Peserta Didik SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Uriani Hasan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan penuh Dinas Pendidikan terhadap peningkatan kompetensi peserta didik kemaritiman melalui berbagai program penunjang.
“Dinas Pendidikan akan memberikan bantuan sertifikat Basic Safety Training (BST), buku pelaut, serta seragam secara gratis bagi siswa program kemaritiman. Selain itu, kami mendorong pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar Pulau Sulawesi agar peserta didik memperoleh sarana yang lebih memadai serta pengalaman kerja yang optimal,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Cabang Menengah Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Kristi Aria Pratama, menekankan pentingnya optimalisasi Program Berani Cerdas yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Tengah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan SMK.
“Program Berani Cerdas harus dimanfaatkan secara maksimal, khususnya untuk mendukung peserta didik SMK melalui penyediaan seragam gratis serta fasilitasi rumah singgah bagi siswa yang berdomisili jauh dari sekolah, terutama yang berasal dari wilayah perkampungan,” jelas Kristi
BP3MI Sulawesi Tengah turut berperan sebagai narasumber dengan menyampaikan materi pengenalan Program SMK Go Global. Materi disampaikan oleh Krissandy, Pengantar Kerja Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah. Ia menjelaskan bahwa Program SMK Go Global direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2025 sesuai arahan Presiden melalui Menteri KP2MI.
“Program ini diprioritaskan bagi 300.000 lulusan SMK serta 200.000 masyarakat umum pada tahun 2026. SMK Go Global merupakan peluang besar bagi lulusan SMK untuk bekerja ke luar negeri secara prosedural, karena peserta didik SMK dinilai telah memiliki keterampilan yang memadai untuk memasuki dunia kerja internasional,” ungkap Krissandy.
Kegiatan MGMP Kemaritiman ini diikuti oleh guru mata pelajaran kemaritiman dari sejumlah SMK di Sulawesi Tengah serta perwakilan LPK Maleo. Dalam kesempatan tersebut, Indrawan, perwakilan LPK Maleo, turut berbagi pengalaman bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di Jepang setelah lulus dari SMK.
“Saya bekerja di Jepang setelah lulus SMK jurusan kemaritiman. Prosesnya membutuhkan kesiapan keterampilan, mental, dan komitmen. Namun, peluang bekerja ke luar negeri sangat terbuka bagi lulusan SMK yang mengikuti prosedur secara benar,” tutur Indrawan.
Rangkaian kegiatan MGMP Kemaritiman ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias menggali informasi terkait pengembangan kompetensi, peluang penempatan kerja, serta dukungan program pemerintah bagi lulusan SMK di sektor kemaritiman dan pasar kerja global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....