Ditjenpas Sulteng Rekonsiliasi Keuangan dan BMN Semester II

  • 22 Jan 2026 17:11 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah terus memperkuat tata kelola keuangan dan pengelolaan aset negara melalui kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan serta Barang Milik Negara (BMN) Semester II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini digelar di Hotel Sutan Raja Palu, Kamis 22 Januari 2026

Rekonsiliasi yang berlangsung hingga 24 Januari 2026 tersebut diikuti seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah, baik secara luring maupun daring. Sebanyak 42 peserta yang terdiri dari operator BMN dan operator GLP terlibat aktif dalam proses sinkronisasi serta pemutakhiran data keuangan dan aset.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan rekonsiliasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dalam menjaga akurasi data serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

“Di tengah tuntutan transparansi yang semakin tinggi, akurasi data menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan. Data yang valid mencerminkan kinerja yang sesungguhnya dan menjadi dasar perencanaan program yang lebih tepat dan terukur,” ujar Bagus.

Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh satuan kerja untuk menyelesaikan selisih data serta menindaklanjuti hasil pemeriksaan secara disiplin dan berkelanjutan guna mencegah terulangnya temuan di kemudian hari.

Sementara itu, Penyusun Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Woro Wijayanti, yang mengikuti kegiatan secara virtual, mengingatkan bahwa kualitas laporan keuangan sangat ditentukan oleh ketertiban administrasi dan konsistensi pembaruan data di tingkat satuan kerja.

“Rekonsiliasi bukan hanya menyamakan angka, tetapi memastikan setiap transaksi dan aset didukung data yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketepatan waktu dan ketelitian satuan kerja sangat berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Ditjenpas secara nasional,” jelas Woro.

Ia juga mendorong para operator untuk memaksimalkan pemanfaatan aplikasi pengelolaan keuangan dan BMN, serta tidak menunda penyelesaian temuan agar tidak menjadi persoalan berulang pada periode berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tertib administrasi, memperbarui data BMN secara berkala, mengoptimalkan penggunaan aplikasi pendukung, serta memperkuat koordinasi antar satuan kerja dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....