BMKG Ingatkan Risiko Banjir Akibat Hujan Akumulatif

  • 16 Jan 2026 13:56 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Potensi banjir dan longsor di Sulawesi Tengah tidak selalu ditandai oleh hujan lebat dalam waktu singkat. Akumulasi hujan ringan yang terjadi berhari-hari dapat memicu banjir secara tiba-tiba.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG GAW LBB Palu, Solih Alfiandy, saat mengisi program Pro 1 RRI Palu "Dialog Kentongan" pada Selasa, 13 Januari 2026. Dialog bertajuk Upaya Peningkatan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Musim Penghujan tersebut juga menghadirkan Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudhiyanto.

Solih mengungkapkan, kondisi geografis di Sulwesi Tengah pascagempa 2018 mengalami perubahan. Retakan tanah, perubahan kontur wilayah, serta longsor kecil di daerah pegunungan.

"Salah satu contohnya ketika kita cek kondisi bencana banjir atau longsor di suatu wilayah, ternyata curah hujannya tidak terlalu tinggi, namun hujan ringan selama berhari-hari tertampung oleh tanah sehingga memicu banjir," ujar Solih.

Olehnya ia mengimbau agar masyarakat dapat mengenali tanda-tanda awal terjadinya banjir. Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, salah satu indikasi yang dapat dikenali adalah sungai kering yang volume airnya tiba-tiba meningkat setelah hujan.

"Tanda-tanda tersebut yang perlu dipelajari oleh masyarakat setempat," ucapnya.

Lebih lanjut, Solih juga mengingatkan agar masyarakat dapat segera mengikut imbauan dari pemerintah daerah apabila diminta untuk mengamankan diri. Terlebih, kondisi cuaca saat ini cenderung labil dan dapat berubah dalam waktu singkat.

"Misal pagi cerah, siang mulai berawan, dan selang 1-2 jam langsung hujan lebat. Perubahan cuaca seperti ini menunjukkan tingkat labilitas yang cukup tinggi," tutur Solih.

Untuk itu, masyarakat diharapkan rutin memantau informasi cuaca dari BMKG maupun pemerintah daerah. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....