Persiapan PON 2028, PBSI Sulteng Genjot Pembinaan Atlet

  • 02 Des 2025 00:06 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah memastikan akan mengintensifkan proses pembinaan atlet guna menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pengprov PBSI Sulteng Gufran Ahmad saat pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Sulawesi Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di GOR Siranindi, Kota Palu, Senin (1/12/2025).

"Kita akan genjot 1x24 jam. Karena selama ini atlet kita hanya sekedar apa namanya otodidak atau pelatihannya seadanya, tapi ini kita akan mengupayakannya," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa selain pembinaan intensif, PBSI Sulteng juga akan melakukan penjaringan atlet berbakat dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Salah satunya melalui Kejurprov yang sedang digelar.

"Berikutnya kami akan melakukan seleksi terhadap atlet-atlet di seluruh kabupaten/kota, 10 yang terbaik artinya 5 putra, 5 putri untuk persiapannya juga PON 2028," kata Gufran yang juga menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Kota Palu.

Gufran menambahkan, proses pembinaan atlet nantinya akan dipusatkan di GOR Siranindi, Palu. Bahkan, lokasi tersebut direncanakan menjadi pusat pendidikan bulutangkis di Sulawesi Tengah.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak, khususnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, mulai dari penyediaan sarana-prasarana hingga pembiayaan pembinaan atlet.

Harapannya, dengan persiapan matang dan dukungan optimal, cabang olahraga bulutangkis dapat meraih medali emas pada PON 2028.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yang hadir membuka kegiatan turut memberikan motivasi sekaligus tantangan kepada PBSI Sulteng agar mampu menorehkan prestasi tertinggi pada ajang tersebut.

Anwar bahkan menjanjikan pembangunan stadion representatif apabila PBSI Sulteng sukses menyumbangkan medali emas.

"Kalau nanti PBSI bisa menyumbang juara, menyumbang medali emas di PON, kita bangunkan stadion yang representatif,” tegasnya," ujar Guberbur Sulteng.

Ia memastikan bahwa dukungan serupa juga berlaku bagi seluruh cabang olahraga di Sulawesi Tengah yang akan berlaga pada PON 2028.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....