Soal PPPK Fiktif, Bupati: Akan Diperiksa Kembali Berkasnya
- 27 Nov 2025 06:34 WIB
- Palu
KBRN, Donggala: Bupati Donggala Vera Elena Laruni akhirnya buka suara terkait adanya isu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) fiktif yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala.
Dia mengatakan akan menelusuri kembali seluruh berkas PPPK yang telah dilantik pada Rabu (12/11), dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan keabsahannya.
"Sesuai dengan intruksi pusat bahwa kami akan membenahi kembali dengan melibatkan APH," ujar Vera saat menghadiri acara peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Donggala yang dipusatkan di Kecamatan Sojol Utara, Selasa (25/11/2025).
Vera mengungkapkan dirinya kerap menerima laporan masyarakat mengenai adanya Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) fiktif yang diterbitkan pimpinan unit kerja Pemkab Donggala untuk meloloskan PPPK yang tidak memenuhi syarat.
"Pak Sekda (Sekretaris Daerah) sudah mulai turun, karena kita akan diawasi dan juga melibatkan APH yang akan memeriksa berkas kembali," kata Bupati Vera.
Ia menambahkan, selain memverifikasi ulang dokumen, pemerintah daerah juga akan mewawancarai seluruh pimpinan unit kerja yang menerbitkan SPTJM guna memastikan kebenaran data PPPK yang bersangkutan.
"Baik itu camat, kepala sekolah, nakkes. Ini semuanya akan diwawancara langsung dan wajib mempertanggungjawabkan SPTJM yang diterbitkan oleh masing-masing pimpinan unit tersebut," tuturnya.
Upaya itu, kata Vera, bertujuan memastikan bahwa PPPK yang telah dilantik benar-benar merupakan tenaga honorer yang mengabdi dan memenuhi seluruh syarat administrasi.
"Saya tegaskan bahwa pemerintah daerah akan menata dan menyelesaikan segala proses secara adil, transparan dan terukur," tegasnya.
Sebagai informasi, SPTJM merupakan surat yang diterbitkan oleh pimpinan instansi untuk menjamin kebenaran data dari para pelamar PPPK.
Dokumen tersebut berfungsi sebagai pernyataan resmi yang wajib dilampirkan untuk memastikan keabsahan data para pendaftar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....