PBSI Palu Ubah Strategi Pembinaan Atlet

  • 22 Agt 2025 10:06 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Palu, Marjun Pakaya, menegaskan perlunya perubahan strategi pembinaan atlet bulutangkis sejak usia dini. Menurutnya, pembinaan yang berjalan selama ini menghadapi berbagai kendala, terutama terkait minimnya dukungan anggaran dan fasilitas.

Marjun menjelaskan, program pembinaan masih sangat bergantung pada biaya pribadi orang tua atlet. PBSI Kota Palu sendiri tidak memiliki anggaran khusus, sementara bantuan dari pemerintah hanya diberikan setahun sekali dan sebatas penyediaan perlengkapan dasar, seperti raket dan kaos.

"Sementara, jumlah atlet terdaftar saat ini mencapai 133 orang dari berbagai kelompok umur," ucap Marjun dalam Fokus Kita di Pro 1 RRI Palu, Jumat (22/08/2025).

Ia juga menyoroti tidak adanya lokasi khusus untuk latihan bulutangkis di Kota Palu yang menghambat penerapan program pembinaan berkelanjutan. Kondisi ini, ucapnya, membuat PBSI kesulitan membina atlet remaja secara optimal untuk mencapai prestasi tingkat daerah maupun nasional.

Untuk menjawab tantangan ini, Marjun mengatakan, pada tahun 2026 PBSI Kota Palu akan merombak strategi pembinaannya. Pendekatan baru akan difokuskan pada kerja sama dengan sekolah, pihak ketiga, serta peningkatan komunikasi dengan pemerintah agar dukungan pembinaan atlet bisa lebih maksimal.

“Selama empat tahun terakhir kami mencermati persoalan ini, agar pembinaan atlet usia dini bisa berjalan lebih efektif,” tutur Marjun. (MDP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....