32 Pejabat Administrator-Pengawas Pemkab Donggala Resmi Dilantik
- 30 Jul 2025 16:54 WIB
- Palu
KBRN, Donggala: Sebanyak 32 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala resmi dilantik oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE, pada Rabu (30/07/2025). Pelantikan yang berlangsung di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala tersebut terdiri atas 27 Pejabat Administrator dan 7 Pejabat Pengawas.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, serta kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Donggala.
Pelantikan ini didasarkan pada sejumlah regulasi, diantaranya Surat Badan Kepegawaian Negara Nomor: 08163/R-AK.02.03/SD/K/2025, Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 100.2.2.6/4363/OTDA tanggal 28 Juli 2025, serta Surat Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 800/178/BKD.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengatakan bahwa seluruh dasar hukum tersebut menjadi landasan penting dalam memastikan setiap pengangkatan dan mutasi jabatan dilakukan secara sah dan akuntabel.
"Saya ingin mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hadiah, melainkan bentuk kepercayaan. Ia harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas," ujar Vera kepada 32 pejabat yang baru dilantik.
"Maka, jabatan yang saudara emban harus memberikan nilai tambah bagi pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan kesejahteraan rakyat," lanjutnya.
Bupati juga berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar menjadikan amanah tersebut sebagai momentum untuk melakukan pembaruan diri.
"Memperbaiki yang kurang, mempercepat yang baik, dan menyelaraskan langkah dengan arah pembangunan daerah."
Menutup sambutannya, Bupati Vera memberikan motivasi sekaligus pesan integritas kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik.
"Selamat menjalankan tugas, tunjukkan bahwa saudara layak dipercaya, layak mengabdi, dan layak menjadi contoh birokrasi yang bersih dan profesional. Pegang teguh sumpah jabatan, dan jadilah pemimpin yang melayani, bukan dilayani," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....