MCI Dukung Ketahanan Pangan di Daerah Rawan Bencana

  • 03 Feb 2025 13:41 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu : Program swasembada pangan yang digulirkan pemerintah menjadi prioritas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dukungan dari stakeholder, termasuk NGO, turut memperkuat upaya ini.

Syarwan Hamid dari Mercy Corps Indonesia (MCI) perwakilan Sulawesi Tengah mengatakan, pihaknya mendukung ketahanan pangan di wilayah rawan bencana. Program yang dijalankan berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan risiko dilakukan dengan meningkatkan akses produksi pangan. Hal ini dicapai melalui optimalisasi lahan pertanian di daerah rentan bencana.

“Mercy Corps telah melaksanakan berbagai program di beberapa wilayah. Fokus utama adalah membantu petani mengelola lahan secara berkelanjutan,” kata Syarwan, Januiari 2025 di Palu.

Selain itu, pendekatan berbasis komunitas diterapkan guna meningkatkan ketahanan pangan lokal. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Program pemberdayaan ekonomi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan jangka panjang. Hal ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan. Kolaborasi antara pemerintah dan NGO terus diperkuat.

“Mercy Corps menekankan pentingnya inovasi dalam sistem pertanian. Adaptasi terhadap perubahan iklim juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan risiko,” ujarnya.

Masyarakat didorong untuk mengembangkan sistem pertanian berbasis kearifan lokal. Pendekatan ini dianggap lebih efektif dalam menjaga ketahanan pangan.

Keberlanjutan program ketahanan pangan menjadi perhatian utama. Mercy Corps terus berupaya meningkatkan efektivitas program di lapangan.

Dengan kolaborasi yang baik, ketahanan pangan nasional dapat terwujud. Pemerintah, NGO, dan masyarakat memiliki peran dalam keberhasilan program ini.

Pemerintah berharap program ini terus mendapat dukungan. Sinergi antara sektor publik dan swasta diharapkan mempercepat pencapaian swasembada pangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....