DPD-RI Sulteng Ajak Kaum Muda Berperan Aktif

  • 08 Jan 2025 16:51 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Abcandra Muhammad Akbar Supratman, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah menemui Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, dalam kegiatan resesnya di Palu, pada Rabu (8/1/2025).

Kedatangan tokoh muda yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Periode 2024-2029 ini, disambut senyum hangat Rusdy bersama jajaran di ruang kerja gubernur. Perbincangan antar dua tokoh beda generasi ini berlangsung akrab dan mendiskusikan sejumlah isu strategis yang masuk agenda reses.

Beberapa diskusi di antaranya, mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan dan Percepatan Pembentukkan KODAM di Sulteng. Kemudian, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Keselamatan Bertransportasi, Pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), dan Otonomi Daerah.

“Dalam kunjungan (reses) ke Sulawesi Tengah, saya akan fokus pada pengawalan program-program pemerintah pusat dan semoga mendapat masukan dari teman-teman di dapil,” ujar sang senator muda.

Rusdy menyambut baik kesempatan tatap muka dan menyalurkan aspirasi kepad Abcandra. Ia berharap, DPD-RI selaku mitra pemerintah daerah dapat lebih vokal dalam memperjuangkan aspirasi dari pemerintah daerah.

Apalagi gubernur melihat ada beberapa kebijakan pusat yang mesti dikoreksi. Misalnya, pelaksanaan otonomi daerah yang terkesan ‘setengah hati’.

Hal ini tampak dengan banyaknya kewenangan yang dapat dikelola daerah, justru dicabut dan dialihkan ke pusat. Salah satunya, pemerintah provinsi tidak dapat mengadakan pupuk untuk membantu petaninya lewat alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Produksi padi kita baru 3 ton padahal di luar (Sulteng) sudah sampai 8-10 ton, sehingga pupuk menjadi hambatan karena harus menunggu (suplai) dari pusat,” kata Rusdy.

Hal ini berdampak dalam membatasi ruang gerak pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan. Selain itu, gubernur juga khawatir bila hal ini menjadi ancaman serius terhadap keutuhan negara dan persatuan bangsa.

Di akhir pertemuan, Rusdy menyerahkan secara simbolis dokumen dan data pendukung dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait reses serta penyerahan plakat. Sejumlah pejabat provinsi tampak menemani gubernur, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin, dan Kepala Dinas Pangan, Iskandar Nongtji.

Lalu, Kadis Kesehatan, Komang Adi Sujendra, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Dahri Saleh, serta Karo Umum, Suwandi. (JNS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....