Jaga Harmoni di Bulan Ramadan Umat Hindu di Sulteng Berbagi Takjil
- 12 Mar 2026 13:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Dibulan suci Ramadan 1447 hijriyah dan dalam rangka menyambut tahun baru saka 1948 tahun 2026, umat Hindu di Sulawesi Tengah melakukan kegiatan sosial pembagian takjil dilakukan di tempat-tempat ibadah melibatkan komunitas atau organisasi pemuda Hindu yang ada di masi-masing Kabupaten Kota.
Khusus untuk Kota Palu kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di depan Pura Agung Wana Kertha Jagat Natha Sulawesi Tengah melibatkan sejumlah komunitas, organisasi pemuda termasuk lurah setempat.
Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementarian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah I Wayan Sudiana kepada rri.co.id mengatakan, pembagian takjil yang dilakukan oleh umat Hindu, untuk menjaga hubungan harmoni antar umat beragama di Sulawesi Tengah.
“Kegiatan pembagian takjil ini dilaksanakan di sembilan titik. Untuk Kota Palu ada kurang lebih 1.500 takji yang kita bagikan di depan Pura Agung Wanakertha Jagatnatha Palu melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, penyuluh termasuk pemerintah kelurahan setempat,” jelas Wayan Sudiana, Rabu 11 Maret 2026.
Wayan Sudiana mengatakan, kegiatan sosial bagi takjil di bulan Ramadan merupakan salah satu kegiatan untuk menyambut hari raya Nyepi Saka 1948, 19 Maret 2026.
“Selain pembagian takjil umat Hindu Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu juga menggelar penanaman pohon dan jalan santai kerukunan,” jelasnya
Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palu Ismail Pangeran mengatakan, kegiatan sosial pembagian takjil yang dilakukan umat Hindu di bulan Ramadan merupakan salah satu kegiatan positif yang perlu terus dijaga.
“Apa yang dilakukan umat Hindu itu (berbagi takjil) itu hal yang baik, berbagi dengan yang satu dan yang lain itu tidak bertentangan dengan ajaran agama,” kata Ismail Pangeran.
Ketua FKUB yang juga dosen UIN Datokarama Palu ini menambahkan, kegiatan sosial pembagian takjil di bulan Ramadan merupakan bentuk harmoni implementasi nyata moederasi beragama ditengah masyarakat.