Kemenag Sulteng Jalin Kolaborasi Lintas Sektor Kelola Masjid Ramah Pemudik

  • 12 Mar 2026 13:21 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Sebagai langkah antisipatif dalam menyambut Idulfitri 1447 Hijriyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenag Sulteng) meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesi, Rabu 11 Maret 2026 di Masjid Uswatun Hasanah. Program inisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia ini digelar secara serentak di seluruh wilayah tanah air.

Ketua Urais dan Pembinaan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulteng, Taufik Abdul Azis menyebut, untuk Sulawesi Tengah terdapat 34 masjid yang telah disiapkan di berbagai lokasi strategis, untuk menyambut pemudik yang hendak beristirahat di rumah ibadah saat pulang kampung.

"Berdasarkan data yang kami himpun, di Sulawesi Tengah ada 43 masjid di seluruh wilayah sebagai Masjid Ramah Pemudik," ujar Taufik.

Guna memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik saat beristirahat di masjid pihaknya telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Hal tersebut dilakukan agar program ini dapat berjalan optimal.

"Sebelum melakukan Kick Off, kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama kota dan kabupaten serta pengurus masjid di wilayah kerja masing-masing. Kami juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan keamanan pemudik" tuturnya.

Ditambahkan, berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan untuk memastikan kesiapan masjid menyambut pemudik. Mulai dari ketersediaan lahan parkir, area istirahat yang nyaman, hingga penyediaan makanan dan minuman untuk ringan secara gratis.

"Insya Allah semua masjid tersebut telah memenuhi kriteria untuk menjadi rest area warga saat mudik," ucapnya.

Taufik memastikan 43 masjid yang terpilih telah memenuhi kriteria yang diperlukan untuk menjalankan program ini. Masyarakat yang tengah dalam perjalanan mudik pun diimbau tidak ragu untuk singgah dan memanfaatkan fasilitas masjid, untuk memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan perjalanan.

"Bagi para pemudik lebaran tahun 2026, kami berharap ketika Anda lelah dalam melakukan perjalana, boleh singgah di rumah-rumah ibadah termasuk di pura dan gereja, karena kami sudah melakukan koordinasi untuk memberikan rest area kepada para pemudik," kata Taufik mengakhiri.

Rekomendasi Berita