Sabar dan Syukur, Kunci Jalani Ramadan dengan Ikhlas

  • 28 Mar 2025 10:21 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dalam menjalani ibadah puasa, dua sikap utama yang harus dimiliki setiap Muslim adalah sabar dan syukur.

Hal ini disampaikan Ulumuddin Ahmad, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, dalam program Jendela Iman Ramadan di Pro 1 RRI Palu, Kamis (27/3/2025). Menurutnya, sabar dalam menjalani ibadah Ramadan adalah cara mengendalikan emosi, menjaga lisan, serta memperbanyak amal kebaikan.

“Ramadan mengajarkan kita untuk bersabar dalam berbagai situasi, yang akan menjadi jalan menuju ridha Allah dan ketenangan hati,” ujarnya.

Selain itu, Ulumuddin menjelaskan, sikap syukur juga memiliki peran penting dalam menjalani Ramadan dengan ikhlas.

“Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, akan membuat kita lebih menikmati ibadah Ramadan dengan penuh keikhlasan,” ucapnya.

Ia juga menekankan, sabar dan syukur bukan hanya sekadar teori, tapi harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengembangkan kedua sikap ini, umat Islam dapat menjalani Ramadan dengan hati yang lebih tenang dan penuh keberkahan.

“Kesabaran menghadapi cobaan, keikhlasan dalam beribadah, serta rasa syukur atas segala nikmat akan menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna,” kata Ulumuddin.

Karena itu, Ramadan menjadi sarana untuk melatih diri agar lebih sabar dan selalu bersyukur dalam setiap keadaan. (UKJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....