Dibakar atau Digoreng? Ikan Asin Bakar Tetap Enak
- 12 Mei 2026 21:40 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Ikan asin menjadi salah satu lauk favorit masyarakat di Kota Palu karena cita rasanya yang gurih dan cocok disantap bersama nasi hangat serta sambal pedas khas rumahan. Di tengah masyarakat, terdapat dua cara umum dalam mengolah ikan asin, yakni dengan cara digoreng dan dibakar. Kedua metode tersebut memberikan rasa dan tekstur yang berbeda ketika disantap bersama keluarga.
Sebagian warga Palu menilai ikan asin yang dibakar memiliki rasa lebih nikmat dibandingkan digoreng. Proses pembakaran membuat aroma ikan menjadi lebih harum dan memberikan sensasi gurih khas hasil bakaran. Selain itu, tekstur ikan yang dibakar dinilai lebih lembut sehingga lebih mudah disantap, terutama saat masih hangat.
Salah seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kawatuna, Ina, mengatakan dirinya lebih menyukai ikan asin yang dibakar dibanding digoreng. Menurutnya, tekstur ikan yang dibakar terasa lebih lembek dan tidak keras saat dimakan.
“Memang lebih enak dibakar daripada digoreng. Kalau dibakar teksturnya tidak keras seperti digoreng,” ujar Ina.
Ikan asin yang digoreng memiliki tekstur lebih kering dan renyah pada bagian luar. Namun, jika digoreng terlalu lama, ikan bisa terasa keras sehingga sebagian orang lebih memilih metode dibakar. Meski begitu, kedua cara memasak tersebut tetap menjadi favorit masyarakat karena mudah dibuat dan cocok dijadikan lauk sehari-hari.
Keunikan lain dari olahan ikan ala masyarakat Palu terletak pada sambal pelengkapnya. Setelah selesai digoreng maupun dibakar, ikan biasanya langsung dilumuri campuran cabai dan minyak panas agar rasa pedas dan gurihnya semakin menyatu. Sambal sederhana yang terdiri dari cabai rawit, bawang merah, dan minyak panas itu menjadi pelengkap wajib yang membuat cita rasa ikan semakin nikmat saat disantap bersama nasi hangat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....