Onde-Onde Wijen, Kue Tradisional Lintas Zaman
- 18 Agt 2025 20:03 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Di tengah menjamurnya jajanan modern, onde-onde wijen tetap bertahan sebagai salah satu kue tradisional yang digemari masyarakat Indonesia. Kue bulat berlapis wijen ini bukan hanya lezat, tapi juga menyimpan sejarah panjang akulturasi budaya.
Menurut sejarahnya, onde-onde berasal dari Tiongkok dengan nama jian dui, dan masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan, lalu melebur dengan tradisi lokal. Kini, onde-onde telah menjadi bagian dari identitas kuliner Indonesia.
Jika dulu hanya berisi kacang hijau manis, inovasi terus dilakukan oleh para pelaku usaha, termasuk penggunaan isian kelapa parut, cokelat, hingga keju. Bentuknya pun semakin bervariasi, namun sensasi garing dari kulit luar berwijen tetap menjadi ciri khas yang tak tergantikan.
Tak hanya ditemukan di pasar-pasar tradisional, onde-onde juga merambah toko kue modern, kafe, hingga dijual secara daring oleh UMKM. Salah satunya adalah Dwi Maharani, pemilik usaha Onde-Onde Koe yang menjualnya secara online dan offline.
“Kue nostalgia ini tidak pernah bikin bosan,” ujarnya kepada RRI, Senin (18/8/2025).
Dwi juga menjelaskan, konsumen dari kalangan muda mulai tertarik karena rasanya yang gurih diluar namun lembut di dalam.
Keberadaan onde-onde wijen hingga kini membuktikan bahwa kue tradisional tidak lekang oleh zaman. Perpaduan rasa, sejarah, dan inovasi membuat onde-onde tetap dicinta lintas generasi serta mampu bertaha di tengah perubahan zaman. (NDL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....